CNN Indonesia | Kamis, 31/01/2019 21:32 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto meminta rakyat tak memilih pemimpin gendeng atau gila. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto meminta rakyat tak memilih pemimpin gendeng atau gila. Meski tak merinci sosok pemimpin yang dimaksud, Wiranto mengatakan seorang pemimpin dalam kontestasi pilpres 2019 harus memiliki kompetensi yang mumpuni.
"Kalau pilih pemimpin itu jangan yang lucu, jangan yang gendeng. Pemimpin yang baik itu harus punya kompetensi," ujar Wiranto dalam acara silaturahmi bersama BNN di gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (31/1).
Lihat juga: Wiranto Ajak Pilih Pemimpin dengan Rekam Jejak Jelas
Merujuk pendapat psikiater Dadang Hawari, kata dia, seorang pemimpin setidaknya harus memenuhi sejumlah kriteria yakni kecerdasan, kemampuan emosional, kreativitas, dan spiritual.
"Bahasa sederhananya pilih yang tawadhu, sabar, nah tapi ini kalau dibacutke (lanjutkan) kampanye saya," kelakarnya.
Mantan Panglima ABRI ini mengatakan, memilih pemimpin dalam pilpres tak bisa sembarangan. Sebab, siapa pun yang terpilih akan memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan.
"Jangan sampai terkelabui lima tahun pilih pemimpin yang tidak bener. Kalau salah pilih pemimpin, sampeyan ikut dosa," ucap Wiranto.
Lihat juga: Wiranto: Jangan Pilih Pemimpin Berengsek
Ketua Dewan Pembina Partai Hanura ini meminta agar pihak yang gagal dalam kontestasi pilpres nantinya mampu menerima kekalahan tersebut. Menurutnya, pesta demokrasi lima tahunan itu ibarat sebuah pertandingan di mana kekalahan adalah hal biasa.
"Gak usah ngototlah. Pertandingan kalau kalah ya harus ngerti, nasibnya memang kalah. Bukan terus protes, demo, nyantet, tapi cari pola lain yang cocok. Misal jadi menteri," ucap Wiranto.
(psp/gil)
Lihat juga: Menkominfo Sindir Pegawai Pilih 02: Yang Gaji Kamu Siapa?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
LIHAT SEMUA Berita Daerah Terbaru
SAAT INI
Gereja Katedral, Jakarta menjamin aparat keamanan sudah berjaga ketat sehingga ibadah isa dilakukan dengan khusyuk.
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER