GALAMEDIA - Ilmuwan Cina mengklaim berhasil merancang komputer kuantum yang 100 triliun kali lebih cepat dari Fugaku, superkomputer tercanggih di dunia yang selama enam tahun dibuat oleh para jenius komputer dari Jepang.
Prototipe mesin terobosan yang juga diklaim lebih canggih dari Sycamore buatan Google ini, mampu melakukan kalkulasi yang akan membutuhkan waktu miliaran tahun bagi komputer tradisional untuk mengetahuinya.
Baca Juga: Erdogan Sebut Macron Harus Segera Disingkirkan, Turki Kembali Bikin Kuping Presiden Prancis Merah
Dikutip Galamedia dari DailyMail, Minggu (6 Desember 2020) dengan terobosan ini artinya China masuk daftar penguasa supremasi kuantum. Capaian yang penting saat China dan AS bersaing untuk menjadi yang paling superior nomor di bidang komputasi kuantum.
Sebelumnya akhir tahun lalu raksasa teknologi Google mengklaim mereka mampu unggul atas mesin komputer konvensional. Komputasi kuantum merupakan teknologi fisika kuantum untuk mencapai pemrosesan informasi yang sangat cepat.
Baca Juga: Juliari Batubara Ditangkap, MUI: Mengapa Tega Dana Masyarakat Dikorupsi? Ini Rakyat Sedang Sekarat!
Normalnya, ‘komputer klasik' menyimpan data berupa 'bit' yang bisa berupa '0' atau '1'. Sementara bit dalam kuantum atau qubit dapat beroperasi dengan keduanya sekaligus.
Hal ini memungkinkan qubit di komputer kuantum menyimpan lebih banyak data dengan menggunakan lebih sedikit energi daripada komputer klasik yang menggunakan jumlah bit yang sama.
Baca Juga: Hadir di PVJ, Pengunjung Diberi Kesempatan Merasakan Berkendara Bersama Wuling