CNN Indonesia | Jumat, 09/11/2018 21:19 WIB
Rizieq Shihab. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengklaim diminta kepolisian Arab Saudi membuat daftar orang-orang yang dia curigai melakukan mata-mata terhadap kegiatannya di sana.
Daftar itu diminta terkait pemasangan bendera kalimat tauhid di kediamannya di Mekah, beberapa waktu lalu. Gara-gara pemasangan itu Rizieq sempat berurusan dengan polisi setempat.
"Saya juga diminta untuk membuat daftar orang-orang yang saya kenal yang saya tahu, yang saya curigai melakukan gerakan memata-matai kegiatan saya selama di Saudi Arabia ini," kata Rizieq dalam videonya di youtube, Jumat (8/11).
Rizieq mengatakan saat ini tengah membuat daftar tersebut. Dia mengaku mengetahui betul siapa-siapa orang yang datang dari Indonesia maupun WNI yang tinggal di Arab Saudi, yang direkrut oleh pihak tertentu untuk melakukan gerakan memata-matai.
"Jadi daftar ini sedang kita buat dan sedang kita pertimbangkan, untuk mana nama yang akan kita serahkan, mana nama yang sementara untuk tidak kita serahkan dulu," kata dia.
Rizieq mengatakan daftar nama ini diminta dibuat usai dia membuat laporan polisi terkait dengan pemasangan bendera di kediamannya. Polisi sana, kata Rizieq juga mencari siapa yang memasang bendera.
Lihat juga: Rizieq: Jokowi Tegakkan Keadilan, Bukan Fokus Pencitraan
"Kita doakan saja semoga pelakunya akan tertangkap," kata dia.
Karena itu Rizieqmenyebut kepada pihak-pihak untuk tidakbermain-mainatau gerakan intelijen di negara lain. Kata Rizieq, operasi intelijen di negara lain merupakanpelanggaran yang sangat serius dengan hukumannya juga sangat-sangat serius.
"Tapi saya ingatkan untuk semua pihak, jangan coba-coba anda bermain api, maka anda akan terbakar sendiri," ujar Rizieq.
(osc/osc)
Lihat juga: Rizieq Ingatkan Kapitra Ampera: Anda Bukan Pengacara Saya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
LIHAT SEMUA Berita Daerah Terbaru
SAAT INI
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meminta pengusaha untuk berkomitmen membayar penuh THR karyawan pada lebaran tahun ini.
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER