Source: Julien Harneis
Gotong royong merupakan suatu topik yang sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Ironisnya, pada jaman postmodern ini, saya kerap melihat hal ini ditinggalkan. Padahal, banyak manfaat yang dapat diperoleh dari gotong royong, khususnya untuk komunitas secara keseluruhan. Berikut ini adalah 10 di antara kesekian banyak manfaat gotong royong untuk komunitas:
1. Membangun Semangat Persatuan dan Kesatuan
Source: Achmad Rabin Taim
Sebagai warga negara Indonesia, poin nomor 1 ini bisa dibilang merupakan yang paling penting. Ya, saya sendiri percaya, kalau cinta tanah air tidak hanya berlaku saat hari Kemerdekaan. Gotong royong adalah salah satu cara di mana kita, sebagai komunitas warga negara Indonesia, menunjukkan semangat kita yang membara dalam mengamalkan nilai luhur Pancasila ini. Ingat juga kalau bukan Indonesia namanya kalau tidak punya semangat persatuan dan “saling memiliki”, di mana kesemuanya ini dapat diperoleh dan dipupuk melalui kegiatan gotong royong antar komunitas.
2. Menjaring Lebih Banyak Koneksi dengan Komunitas Berbeda
Setahu saya, kegiatan gotong royong selalu melibatkan lebih dari 1 komunitas. Sekarang ini, banyak komunitas yang bertebaran dengan berbagai macam pengelompokannya yang unik-unik. Namun, sebuah komunitas akan menjadi terlalu tertutup apabila komunitas tersebut tidak pernah diarahkan pada kegiatan gotong royong. Dengan adanya kegiatan gotong royong, antar komunitas yang sama maupun berbeda kelompok kategori pasti akan bertemu dan saling bertukar pikiran. Dari situ, akan tercipta lebih banyak koneksi antar komunitas yang akan sangat menguntungkan ke depannya.
3. Memperkuat Karakteristik Komunitas
Source: Sebastiaan ter Burg
Yang dimaksud karakteristik adalah visi, misi, dan ciri khas yang dimiliki komunitas tersebut. Lewat acara gotong royong, antar komunitas akan lebih saling mengenal. Bukan hanya antar anggota maupun antar komunitas saja, tetapi juga mendorong komunitas tersebut untuk mengaktualisasi kelompok komunitas sebagai “satu keutuhan”. Komunitas yang aktif mengikuti kegiatan gotong royong akan memiliki visi, misi, dan ciri khas yang lebih jelas dan terarah, karena telah mengalami banyak hal di “dunia luar”.
4. Membangun Reputasi Komunitas
Pada poin sebelumnya telah dijelaskan mengenai visi, misi, ciri khas, dan relasi antar komunitas yang terbentuk karena adanya kegiatan gotong royong. Ini semua pada akhirnya akan berujung pada bagaimana orang-orang luar melihat komunitas tempat kita berada, yang seringkali disebut dengan reputasi. Dengan adanya gotong royong, reputasi komunitas akan meningkat. Apalagi, kalau kegiatan gotong royongnya berdampak besar untuk kemajuan bangsa dan negara.
5. Mengikis Ego Pribadi dan Belajar Mengenal Situasi
Namanya juga manusia, pasti ada saat-saat di mana mereka lebih mementingkan kepentingan pribadi di atas kepentingan kelompok. Itu jarang, bahkan hampir tidak akan pernah terjadi, apabila sebuah komunitas menerapkan kegiatan gotong royong secara aktif. Kita tahu sebelumnya kalau gotong royong itu identik dengan saling tolong-menolong, maka dengan adanya gotong royong, antar komunitas dapat lebih tahu waktu kapan harus menolong dan siapa saja yang harus turun tangan.
6. Membantu Menempatkan Anggota Kelompok Dalam Posisi Yang Sesuai Keahlian Mereka
Source: US Army Africa
Dengan adanya kegiatan gotong royong, tiap anggota kelompok komunitas akan terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dari keterlibatan anggota inilah nantinya akan terlihat kelebihan, kelemahan, maupun skill unik yang dimiliki masing-masing anggota. Karena keunikan masing-masing anggota yang terlihat inilah, tiap anggota maupun pemimpin komunitas dapat saling memberi masukan untuk menempatkan dalam posisi yang tepat untuk tugas-tugas yang berbeda.
7. Membuat Tiap Orang di Dalamnya Menjadi Makin Pandai
Source: Chris Yarzab
Pandai tidak harus selalu berkaitan dengan kegiatan akademis ataupun pengertian mengenai situasi luar. Namun, pandai di sini lebih ke arah potensi pribadi. Poin ketujuh ini berhubungan dengan poin keenam, di mana semakin terlihat keunikan tiap anggota, semakin dapat dijadikan acuan untuk mengarahkan ke kegiatan yang lebih produktif semacam training atau seminar pengembangan diri. Siapa tahu, training atau seminar itu akan menciptakan semakin banyak gotong royong lagi, kemudian koneksi, reputasi, dan akhirnya pikiran pun makin terbuka. Anggota-anggota komunitas yang terlibat di dalamnya pun semakin pandai.
8. Menghindarkan Komunitas dari Paham “Pupuk Udang”
Sebuah komunitas seharusnya hidup dalam harmoni, seimbang, dan selaras dalam segala hal. Kalau ada anggota yang lebih ‘rendah’ secara ukuran kemampuan, sebaiknya anggota itu dibina dan dipupuk kepercayaan dirinya. Namun, itu semua terkadang tidak cukup dilakukan sendirian, karena berpotensi menciptakan “pupuk udang” yang sangat-sangat merugikan komunitas apabila terjadi. Di sinilah, manfaat gotong royong bagi komunitas untuk saling membantu meringankan beban antar satu anggota dengan anggota lainnya. Kalau beban sudah ringan, dan semua sudah dapat saling bahu-membahu, apakah “pupuk udang” masih tetap ada? Saya pikir tidak.
9. Membantu Mengikis Hal-Hal Negatif yang Dapat Memecah Belah Komunitas
Source: US Army Africa
Hidup di dunia pasti tidak pernah lepas dari masalah, demikian pula tidak ada satupun komunitas yang tidak bisa 100% lepas dari konflik. Terkadang begitu beratnya permasalahan yang dihadapi hingga harus mengorbankan anggota bahkan pemimpin komunitas. Namun, untuk komunitas yang membudayakan semangat gotong royong, hal itu akan mudah diatasi. Karena tiap-tiap anggota dan pemimpin saling mengenal berkat adanya kegiatan gotong royong, hal-hal negatif yang dapat memecah belah komunitas pun akan lebih mudah dikikis.
10. Mengasah Empati untuk Anggota maupun Pemimpin yang Tertimpa Musibah
Source: Department of Foreign Affairs and Trade
Poin terakhir ini tidak kalah pentingnya. Dalam sebuah komunitas, tidak baik apabila kita hanya memikirkan mengenai hal-hal yang positif, mengenakkan, atau membahagiakan saja. Sama seperti warna gelap juga merupakan bagian dari warna, kesedihan pun merupakan bagian dari roda kehidupan, termasuk roda kehidupan komunitas. Kalau sebuah komunitas membudayakan gotong royong, antar anggota maupun pemimpinnya akan lebih dapat merasakan perasaan satu dengan yang lain. Sebagai imbasnya, ketika satu orang tertimpa musibah, yang lain akan ikut berempati, bukan hanya sekedar cuek.
Sepuluh manfaat gotong royong untuk komunitas inilah yang seharusnya menyadarkan kita sebagai individu akan betapa pentingnya memiliki komunitas. Bagi komunitas, dengan mengetahui manfaat gotong royong ini, hendaknya dapat mempertimbangkan untuk memupuk semangat gotong royong dari sekarang.
Lagipula, dengan saling membantu sesama, tanpa disadari kita juga mengumpulkan harta di surga.