kabar
Indonesia masuk antrean negara ingin berdamai dengan Israel
Oman diyakini segera menyusul jejak Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko 13 Desember 2020 20:44
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)
Faisal Assegaf
Sejumlah pejabat Israel mengungkapkan Indonesia masuk dalam antrean negara-negara ingin menormalisasi hubungan dengan Israel.
Sejak era Presiden Abdurrahman Wahid awal 2000-an, Indonesia membolehkan hubungan dagang dengan israel, antara swasta dan swasta.
Selain dengan Indonesia, Israel juga mengadakan pembicaraan dengan Oman, Arab Saudi, Niger, Mali, Djibouti, Mauritania, epulauan Komoro, Indonesia, Pakistan, Brunei darussalam, bangladesh, dan Maladewa.
Namun para pejabat Israel ini menyakini dalam waktu dekat Oman akan menyusul jejak Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko, untuk berbaikan dengan negara Zionis itu. Mereka menambahkan Saudi berperan dalam mendorong negara-negara Arab dan muslim buat membina hubungan diplomatik dengan Israel.
Setelah penandatanganan Perjanjian Ibrahim antara UEA dan Israel September lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim masih ada sepuluh negara Arzb dan muslim siap menjalin relasi resmi dengan negeri Bintang Daud itu.