Pemberian gelar sebagai anak suku Sentani ini diberikan oleh tetua adat suku Sentani Ondoafi Ramses Ohee dengan disaksikan oleh Dewan Adat Sentani ( DAS) dan para Ondoafi di wilayah adat Mamta/Tabi, serta tokoh adat dari 7 wilayah adat se-Papua dan Papua Barat di Mega Futsal Waena.
Atas pemberian gelar tersebut, mantan KSAD di era Presiden Megawati ini resmi diangkat menjadi anak adat dari Kampung Babrongko, Kabupaten. Jayapura, Papua. Ryamizard merasa bangga dengan penobatan tersebut dan berjanji akan menjaga dan mempertahankan nama baik suku Tabi.
“Kepercayaan ini, merupakan hal yang harus dipertanggungjawabkan sampai kapan pun. Kepercayaan masyarakat suku Tabi kepada saya akan saya pertahankan dan saya akan berusaha untuk menjaga nama baik suku Tabi dan meningkatkan kebesaran suku Tabi,” ujarnya.
Baca Juga:
Dalam kesempatan tersebut, Ryamizard Ryacudu menyerap aspirasi dari tokoh masyarakat di 7 wilayah adat Papua. Dia meminta masyarakat di Bumi Cendrawasih lebih mengutamakan dialog dan tidak mudah terprovokasi serta tetap memegang teguh ideologi Pancasila.
“Saya juga menyampaikan pesan perdamaian dari Presiden Jokowi betapa pentingnya perdamaian dan merajut tali persaudaraan di Papua,” sambung Ryamizard.
Dalam acara pemberian gelar ini juga dilakukan pembacaan ikrar Satgas Pemuda Tabi. Menurut. Ryamizard, ini adalah sebagai bentuk yang baik menyatakan Pancasila dan NKRI harga mati.
Mantan Pangkostrad ini juga mengutip pernyataan Kepala Suku Adat Tabi, Ramses Ohee, yang mengatakan Papua berada di dalam NKRI tidak bisa ditawar lagi. Jika ada yang ingin Papua referendum, maka akan berhadapan dengan PBB.