Dengan statusnya yang tidak memiliki pelabuhan laut dan sebagai negara double landlocked, kegiatan ekspor bisa menjadi sebuah tantangan. Sebagai solusi atas tantangan tersebut, Liechtenstein memutuskan untuk aktif menjadi anggota European Free Trade Association (EFTA) dan European Economic Area (sebuah organisasi yang menjadi penghubung antara EFTA dan Uni Eropa). EFTA sendiri terdiri atas empat negara yang bukan merupakan anggota Uni Eropa, yaitu Swiss, Norwegia, Islandia dan Liechtenstein.