Baca Juga: Junta Militer Pecat Duta Besar Myanmar untuk PBB yang Mengutuk Kudeta
Dia menambahkan rakyat hanya bisa percaya jika janji-janji yang ada diimbangi dengan tindakan yang tulus.
“Kedamaian bisa dicapai. Kedamaian adalah satu-satunya jalan. Demokrasi adalah satu-satunya cahaya yang menuntuk ke jalan itu,” imbuh Maung Bo.
Sebelumnya, kerusuhan yang terjadi di Myanmar pada Minggu (28/2/2021) kemarin menewaskan 18 orang dan 30 orang lain terluka saat berunjuk rasa menolak kudeta Militer.
Para korban tewas tersebar di berbagai wilayah seperti Yangon, Dawei, Mandalay, Myeik, Bago dan Pokokku.
Penulis : Rizky L Pratama