Baca juga : Banyak Keutamaan Bersedekah, Namun Hati-hati Jika Melakukannya dengan Harta Haram
Lebih jauh, Taufan menuturkan, bisa mengetahui bahwa Laskar FPI menikmati hal itu berdasarkan rekaman suara percakapan yang didapatkan. Menurutnya, para laskar juga memiliki sebutan tersendiri untuk polisi.
"Ada suara yang itu kelihatan menikmati pergulatan itu, ketawa-ketawa. Iya di dalam voice note itu mereka ketawa sudah bisa mengakali kirdun-kirdun atau apalah sebutannya," kata Damanik dalam sebuah diskusi daring, Minggu (17/1/2021).
Baca Juga:
- Bandung Gempar, Densus 88 Geledah Rumah Kontrakan Habib Temukan Atribut FPI
- Polda Metro Jaya Perketat Pintu Masuk, Netizen: Seharusnya Sebelum Kejadian
- Polda Metro Terjunkan 5.590 Personel untuk Amankan Gereja saat Jumat Agung
Baca juga : Awas! Kabar Hoax Pembukaan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang ke-12
Dia memaparkan, setelah mendengar suara tembakan dan rekannya tertembak, terdengar bahwa FPI hendak melakukan serangan baik. Instruksi serangan balik juga tertera dalam rekaman suara. Baca: 6 Anggota FPI Tewas, Komnas HAM Siap Kawal Rekomendasi Investigasi
"Kita punya rekaman suara lebih lengkap, ada kata-kata ketika suara tembakan mengena dan ada suara orang yang menangis karena terkena tembakan, ada kata-kata serangan balik," urainya.
Dia mengatakan polisi pengintai rombongan Rizieq sebenarnya telah tertinggal jauh. Akan tetapi, dua mobil pengawal eks pimpinan FPI itu sengaja menunggu polisi guna memprovokasi.
Baca juga : Setelah Lima Bulan Berjuang, Dokter di Saudi Akhirnya Sembuh dari Covid-19
"Keterangannya begitu memang mereka ingin berhadapan dgn aparat kepolisian. Tetapi ya ada langkah mereka untuk menunggu (polisi). Sebelumnya Ketua Tim Penyelidikan dan Pemantauan Komnas HAM, Choirul Anam menyatakan, sebanyak dua anggota FPI meninggal dunia dalam peristiwa saling serempet antara mobil yang mereka pergunakan dengan polisi, di antara Jalan Internasional Karawang sampai Km 49 Tol Cikampek.
Sementara empat orang lainnya yang masih hidup dan dibawa polisi, kemudian diduga ditembak mati dalam mobil petugas saat dalam perjalanan dari km 50 menuju Markas Polda Metro Jaya.
(hab)