Tim SAR gabungan menemukan serpihan pesawat sekaligus menentukan titik koordinat jatuhnya pesawat berdasarkan serpihan yang diduga kuat milik Twin Otter PK-CDC.
"Lokasi tersebut diperkirakan di koordinat 4°7'27,11"S/137°29'18,36"E. Jarak dari Timika menuju lokasi ditemukan serpihan tersebut kurang lebih 44 nautical mile," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Monce Brury, saat menggelar konferensi pers usai evaluasi pencarian hari kelima, Minggu (22/9/2019).
Upaya pencarian pada pagi kemarin meski mendapat kendala cuaca berawan di lokasi yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat. (Baca juga: Pesawat Kargo Rute Timika-Ilaga Hilang Kontak di Puncak Papua)
Namun cuaca mulai membaik pada sore kemarin dan penerbangan pencarian dilanjutkan sehingga membuahkan hasil dengan penentuan titik koordinat jatuhnya pesawat sesuai serpihan atau potongan badan pesawat yang diduga kuat itu.
Baca Juga:
"Sehingga memudahkan tim mencari untuk memantau secara visual sehingga dapat menemukan tanda-tanda atau potongan-potongan yang diduga itu adalah milik dari pesawat PK-CDC," katanya.
Setelah menemukan tanda-tanda ini, besok, Senin (23/9/2019) akan dilakukan proses evakuasi, pertama-tama tim akan menerjunkan empat anggota Tim SAR untuk melakukan pengecekan pesawat, sekaligus mengumpulkan barang-barang yang diperlukan termasuk mencari para korban yang belum diketahui kondisinya.
(shf)