JAKARTA - Tak sedikit Orang Tanpa Gejala (OTG) yang melakukan isolasi mandiri di rumahnya saat dinyatakan positif corona (Covid-19). Salah satunya. Bagus (bukan nama sebenarnya), karyawan swasta yang dinyatakan positif corona namun tanpa merasakan gejala.
Ia memilih untuk karantina mandiri dirumahnya saat dinyatakan positif corona. Bagus akhirnya sembuh setelah menjalani karantina mandiri selama dua pekan atau 14 hari. Bagus pun berbagi pengalamannya untuk bisa cepat sembuh dari corona.
Terpenting, kata dia, ketika menjalani karantina mandiri pikiran harus selalu positif. Sebab, dengan pikiran yang positif, maka energi baik juga akan datang ke dalam tubuh.
"Jadi kalau saya merasanya virus itu kalah sama energi positif kita. Kata lainnya mungkin imun kita lebih kuat," ujar Bagus melalui pesan singkatnya, Sabtu (29/8/2020).
Menurutnya, banyak cara agar bisa menjaga kondisi tubuh tetap sehat. Yang paling utama yakni, perbanyak olahraga dan istirahat yang cukup. Ia menganjurkan agar OTG menjauhkan diri dari handphone saat karantina mandiri.
"Kadang yang bikin ribet, bikin beban pikiran itu justru orang-orang yang kebanyakan nanya. Kalau udah tau kondisi kita kena corona, harusnya support atau seengganya gausah nanya macem-macem," ungkapnya.
Baca Juga : Fenomena Poliandri Terjadi di Kalangan ASN
Tak hanya itu, Bagus juga mengungkapkan dirinya juga rajin mengkonsumsi vitamin C saat melakukan karantina mandiri. Kata dia, berdoa juga jadi salah satu kunci utama bisa sembuh dari segala penyakit termasuk corona. "Makanya banyakin ibadah sama berdoa," kata Bagus.
"Minum vitamin C, engga stress, istirahat cukup, berdoa dan patuh isolasi mandiri. Olahraga sama berjemur dan latihan pernapasan 10 menit, itu sih," pungkasnya.
(aky)