CNN Indonesia | Selasa, 27/11/2018 18:03 WIB
Presiden Rodrigo Duterte meminta warga Katolik di Filipina membuat kapel di rumah sehingga tak perlu pergi ke gereja hanya untuk membayar para uskup 'idiot.' (Reuters/Erik De Castro)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Rodrigo Duterte meminta warga Katolik di Filipina membuat kapel di rumah masing-masing sehingga tak perlu pergi ke gereja hanya untuk membayar para uskup yang ia anggap "idiot."
"Kalian bangun sebuah kapel sendiri di rumah kalian masing-masing dan berdoa di sana. Kalian tidak perlu pergi ke gereja untuk membayar para idiot-idiot ini," ucap Duterte seperti dikutip CNN Filipina, Senin (26/11).
Duterte juga menganggap ajaran gereja Katolik sudah kuno tidak relevan dengan masa kini.
"Gereja Katolik berpegang pada keyakinan 3.000 tahun lalu. Orang-orang saat itu nomaden. Apa yang mereka ketahui tentang dunia saat ini? Dan kemudian Anda membuat orang mengikuti ajaran Anda," tutur Duterte.
Pernyataan itu merupakan "sentilan" Duterte terhadap Uskup Caloocan, Pablo Virgilio David, yang baru-baru ini mengecam tuduhannya bahwa para uskup kerap mencuri dan "meminta sumbangan."
Lihat juga: Sebut Tuhan Bodoh, Duterte Minta Maaf
Tak hanya itu, Duterte juga menuding sang uskup terlibat dalam penyebaran obat-obatan terlarang.
"Saya memberitahumu, David. Anda curang. Kenapa Anda terus berkeliaran di malam hari? Saya pikir Anda terlibat narkoba," kata Duterte.
David langsung membantah tuduhan Duterte melalui unggahannya di Facebook.
Lihat juga: Duterte akan Mundur Jika Ada yang Bisa Swafoto dengan Tuhan
"Tidak, Pak. Saya tidak suka narkoba meski legal maupun ilegal. Tidak pernah. Saya hanya membantu merehabilitasi orang yang kecanduan obat-obatan," tulis David.
Dalam unggahannya itu, David juga menyindir kondisi kesehatan Duterte yang belakangan dikabarkan menurun.
"Saya hanya mengonsumsi vitamin dengan buah shake dicampur dengan malunggay setiap pagi. Anda mungkin mau mencobanya, Pak. Ini akan banyak membantu Anda."
Dikenal sebagai sosok dengan jadwal padat dan pidato yang panjang, kondisi kesehatan Duterte mulai menjadi perhatian publik setelah kerap absen dalam sejumlah kesempatan penting.
Lihat juga: Ketika Mulut Duterte Bikin Israel Khawatir
Rumor mengenai kesehatannya ini sebenarnya sudah mulai merebak sejak tahun lalu, ketika para anggota parlemen khawatir karena Duterte pernah mengaku harus mengonsumsi obat penahan rasa sakit yang biasa digunakan pengidap kanker, fentanyl.
Menampik mengidap kanker, Duterte menjelaskan bahwa obat itu digunakan untuk mengurangi rasa sakit di tulang belakangnya akibat kecelakaan berkendara di masa silam. (rds/has)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
SAAT INI
Sidney membuka kemungkinan lone wolf mungkin terjadi lagi karena penyebaran paham radikalisme hingga perekrutan kelompok teror di media sosial.
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER