Selama hampir satu tahun lamanya berjuang, pada akhirnya aksi ini berhasil tentara dan polisi Jepang gagalkan. Meskipun begitu, aksi ini berhasil membangun serta meningkatkan semangat perjuangan orang Korea untuk lepas dari kolonialisme. Setelah penggagalan aksi ini, sebuah struktur pemerintahan Korea terbentuk di Shanghai. Pemerintahan kecil ini menjadi kelanjutan dari aksi yang menuntut kemerdekaan ini. Sampai saat ini, Gerakan 1 Maret masih dirayakan setiap tahunnya dengan aksi berjalan sambil membawa bendera di Korea Selatan. Baik Korea Selatan maupun Korea Utara menjadikan 1 Maret sebagai hari libur nasional.