Ustadz Cabuli Santri
Cabuli 7 Santri, Pimpinan Ponpes Ditembak, Modus Beri Amalan untuk Angkat Derajat Orang Tua
Untuk merayu santrinya, modus yang dilakukan pelaku ingin mengajarkan amalan agar mereka (para santri) bisa mengangkat derajat orang tuanya.
"Meski hanya satu kali, namun perbuatan pelaku sangat tidak pantas dan dapat menggangu kondisi psikologis anak," tegasnya.
Baca juga: Ayam Abu-abu di Pacet Mojokerto, Mirip Kasusnya Vina Garut yang Melakukan Hubungan Badan Bertiga
Baca juga: Ayam Abu-abu di Pacet Mojokerto, Disiapkan untuk Melayani Hubungan Badan Bertiga di Hotel
Baca juga: Jabatan Aktor Video Syur Puskesmas Curahnongko Dicopot, Dokter AM dan Bidan AY Menanti Hukuman
Baca juga: Video Syur Dokter vs Bidan di Rumah Dinas Puskesmas Curahnongko Jember Direkam Pakai Tangan Kiri
Maka dari itu hingga kini para korban didampingi psikolog dan pendampingan Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPPA) kabupaten OKI.
"Iya, para korban masih mengalami trauma dan sudah ada yang mendampingi," pungkasnya.
Diceritakan Iptu Amir, Pondok Pesantren yang dipimpin pelaku telah empat tahun berdiri dan selama ini tidak ada santri yang diinapkan.
Kebijakan menginapkan santri baru diterapkan beberapa bulan ini.
"Sebelumnya di Ponpes tersebut hanya proses belajar ngaji (membaca Alqur'an) saja. Baru pada Juni lalu, berdasarkan kesepakatan warga dan pelaku akhirnya para santri diinapkan di ponpes tersebut," jelasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Istri Hamil Tua, Oknum Pimpinan Ponpes di Mesuji OKI Cabuli 7 Santri, Modusnya Ajarkan Amalan dengan