Tandaseru – Tahnik adalah memberi makan sedikit kurma yang telah dikunyah oleh orang tua kepada bayi yang baru lahir. Sedangkan untuk hukumnya sendiri adalah sunnah. Masih banyak yang bingung bagaimana cara mentahnik bayi.
Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan tata cara melakukan tahnik pada bayi baru lahir yaitu buka mulut bayi tersebut sehingga kurma yang telah dikunyah oleh orang tuanya dapat dimasukan ke dalam mulutnya lalu digosok-gosokan ke langit-langit mulut bayi.
Tahnik mempunyai tujuan agar bayi lebih terlatih dengan suatu makanan. Simak langsung saja yuk, inilah manfaat tahnik bayi dari segi sisi medis.
Kenapa yang dipilih adalah buah kurma saat mentahnik bayi?
Kurma adalah makanan yang kaya akan kadungan karbohidrat alami serta kaya akan vitamin. Selain itu, kurma juga merupakan buah favorit Nabi Muhammad SAW.
Kandungan zat glukosa pada bayi baru lahir sangatlah sedikit. Itulah alasan kenapa kurma yang dipilih untuk tahnik.
Kandungan karbohidrat yang bercampur dengan air liur akan berubah menjadi glukosa yang bermanfaat bagi bayi.
Kurma yang digunakan untuk mentahnik lebih dianjurkan menggunakan kurma kering (tamr). Namun jika tidak ada kurma kering bisa juga menggunakan kurma basah (ruthab).
Selain sebagai sunnah Rasul, ternyata manfaat tahnik telah terbukti secara medis. Dr. Susilo Rini, seorang dokter dari Semarang telah melakukan sebuah penelitian tentang tahnik.
Mentahnik dapat meningkatkan sistem imun bayi
Dalam penelitiannya disebutkan jika disekitar mulut bayi yakni gusi dan langit-langit mulutnya terdapat stem cell.
Hal ini berfungsi untuk dapat mematangkan sistem imunisasi secara alami. Tentu saja hal ini dapat mengendalikan sistem kekebalan tubuh bayi.
Stem cell ini harus dirangsang dengan cara scrubbing atau menggosok-gosok langit mulut bayi. Apabila tidak dilakukan maka stem cell tidak dapat berfungsi dengan baik.
Selain itu, hasil penelitian Dr. Rini menyebutkan jika ada zat sialic acid yang berupa glikoprotein dan terdapat pada air liur (saliva). Ini berfungsi untuk menghadang mikroba dan bisa mengikat virus serta bakteri.