"Capek njawabi orang-orang yang nanya soal tulisan ini sejak kemaren," Ulil menceritakan, sehingga menuliskannya dalam unggahan Twitter.
Dalam kolom interaksi atau komentar Twitter yang ia unggah, Ulil beberapa kali memberi tanggapan atau menjawab pertanyaan soal kiscauannya tersebut.
"Kayaknya ada orang-orang yang ingin memanfaatkan kepopuleran seorang tokoh untuk mem-viralkan tulisan," Ulil mencoba menganalisis kejadian tersebut.
Adapun FPI menjadi sorotan media, termasuk media sosial, setelah kepulangan Habib Rizieq pada 10 November 2020 yang diikuti rentetan kegiatan.
Baca Juga: Polisi Akan Bubarkan Massa FPI dan PA 212 Kalau Nekat Dampingi Habib Rizieq
Yang terbaru, sejumlah kelompok kecil, yang diidentifikasi sebagai anggota FPI, membuat rekaman video dengan mengubah narasi kumandang azan.
Ya, kumandang azan yang awalnya berlafal 'hayya alassholah' diubah menjadi 'hayya alaljihad'. Ini membuat banyak kalangan marah dan kesal, termasuk ulama.***