AKHIR-akhir ini beberapa wilayah di Indonesia diguyur hujan lebat. Khususnya di Kota Bandung, hujan lebat sering kali disertai angin kencang, dan kilatan petir disusul suara guntur yang cukup keras.
Kondisi ini tentu membuat banyak orang merasa khawatir akan keselamatannya, terutama anak-anak, yang begitu ketakutan pada suara guntur yang mengiringi petir.
Menurut NOAA ( National Oceanic and Atmospheric Administration ), badan atmosfer dan kelautan Amerika Serikat, petir bisa menyambar manusia melalui lima cara.
Pertama, petir menyambar secara langsung, ini biasa terjadi bila manusia berada di tempat terbuka tanpa objek lebih tinggi lain di dekatnya. Kedua, manusia bisa tersambar bila berada terlalu dekat dengan objek tinggi lainnya (side flash).
Ketiga, secara konduksi, yaitu manusia bisa tersambar petir bila kontak dengan logam saat petir menyambar. Keempat, adalah penghantaran permukaan. Petir bisa menyambar objek tinggi hingga ke pangkalnya lalu menghantarkan arus ke sekitarnya lewat permukaan tanah. Dan yang kelima, streamer, petir bisa melalui mekanisme penghantaran lewat jalur khusus yang terbentuk di atmosfer.
Melihat dari sifat-sifat petir tersebut, maka dapat diambil kesimpulan cara aman untuk selamat dari ancaman petir saat hujan petir datang adalah jangan berada di tempat terbuka, jangan berada pada jarak kurang dari dua meter dari objek yang tinggi yang mudah disambar petir. Dan karena sifat kelistrikan petir lain dari sifat listrik rumahan, maka jangan berpikir bahwa objek yang bisa menghantarkan petir hanya logam saja, tetapi melalui kayu seperti kayu pepohonan yang bukan penghantar listrik pun, petir bisa merambat.
Manfaat hujan petir
Kondisi hujan lebat yang disertai petir hingga menimbulkan banjir dimana-mana dan korsleting pada beberapa alat-alat elektronik, memang membuat manusia cenderung membenci hadirnya hujan petir. Namun sesungguhnya di balik fenomena yang menakutkan ini, ada sejumlah manfaat dari petir yang terkadang manusia abai untuk mensyukurinya.
Penggambaran secara sederhana terjadinya petir ini adalah karena adanya perbedaan potensial yang tinggi di awan. Awan yang memiliki kelebihan elektron pada lapisan bawah, akan membuang kelebihan elektronnya ke bumi yang memiliki banyak proton.
Artikel Rekomendasi