GUNUNG MAS, KOMPAS.com – Komah, salah satu pedagang kelontong di Kabupaten Mas, Kalimantan Tengah berharap agar Presiden Jokowi menetapkan Kabupaten Gunung Mas ebagai lokasi ibu kota baru Indonesia.
Hal tersebut diungkapkan Komah karena saat Presiden Jokowi berkeliling Kalimantan Tengah pada Mei 2019 silam, warungnya banyak didatangi oleh orang. Bahkan dalam satu hari, dia mendapatkan omzet meleset hingga Rp 20 juta.
Baca juga: Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya
"Waktu Pak Jokowi sampai di sini, jalan-jalan sebentar, warung saya ramai sekali, sampai bisa dapat Rp20 juta per hari waktu itu," kata Komah pemilik warung kelontong di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Kamis (25/7/2019).
Komah menuturkan saat itu banyak orang berpakaian dinas yang memborong makanannya. Jenis makanan yang terjual rata-rata adalah minuman, serta kue-kue kering.
Selain itu, oleh warga, titik Presiden Joko Widodo mencari feeling ibu kota baru dan menginjakkan kaki di Gunung Mas, Kalimantan Tengah diberi tanda dengan botol.
Bulan Mei 2019 lalu, Presiden Joko Widodo berkeliling ke sejumlah lokasi di Provinsi Kalimantan Tengah untuk mencari feeling, terkait rencana pemindahan ibu kota negara.
"Saya ini ke lapangan hanya satu, mencari feeling-nya atau perasaannya saja dulu," kata Jokowi didampingi Gubernur Kalteng Sugianto saat berkunjung di Bukit Nyuling, Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas pada Mei 2019 lalu.
Baca juga: Kalbar Masih Menanti Kejelasan Jadi Lokasi Ibu Kota Baru Indonesia
Jokowi menyebutkan, semuanya masih dikaji oleh tim yang telah dibentuknya.
Ia mengatakan, nantinya tim tersebut akan kembali datang ke Kalteng untuk meninjau dan mendata apa saja yang diperlukan dalam pengkajian tersebut.
Beberapa pertimbangan yang diambil adalah sosial, politik, dan sosiologi masyarakat
Untuk wilayah Gunung Mas, ia menyebut bebas dari banjir. Hanya saja kesiapan infrastruktur harus dimulai dari nol.
Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone. Syarat & Ketentuan