Rusuh Papua
TRAGEDI Wamena Papua, Politisi Partai Gerindra Minta Jokowi Mundur, Ada Kepala Balita di Kampak
Tragedi Wamena Papua tunjukkan pemerintah lalaikan amanat konstitusi lindungi rakyat, karena itu politisi Gerindra minta Jokowi mundur.
Tragedi Wamena Papua menunjukkan pemerintah lalai amanat konstitusi lindungi rakyat sendiri, karena itu politisi Partai Gerindra meminta Presiden Jokowi mundur.
Pemerintah gagal lindungi warga negara sesuai amanat konstitusi terkait tragedi Wamena Papua.
Presiden Joko Widodo atau Presiden Jokowi dianggap lalai laksanakan amanat konstitusi untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia.
Karena itu, politisi Partai Gerindra meminta Jokowi mundur dari Presiden jika tak lagi mampu memimpin negara ini.
Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade mengaku belum melihat respon dari pemerintahan Presiden Jokowi mengenai tragedi Wamena Papua.
• LIVE STREAMING Korea Open 2019: Ganda Indonesia Main Pagi Ini, Jadwal Lengkap Urutan Pertandingan
• TERUNGKAP Harga Baju Farhat Abbas Jadi Viral Bikin Bingung Hotman Paris yang Belanja Miliaran Rupiah
"Sampai saat ini sy belum melihat Respon apa pun dr pemerintah pak @jokowi mengenai tragedi Wamena yg menyebabkan terbunuhnya Puluhan warga pendatang termasuk 9 Perantau Minang," ujar Andre.
Andre Rosiade yang juga Ketua DPP Ikatan Keluarga Minang mengatakan itu dalam kultwit di akun twitternya, kemarin.
Menurut Andre, anggota DPR terpilih dari Dapil Sumbar 1, warga pendatang di Wamena Papua ada yang dibakar, dibantai, dan ribuan orang kini mengungsi.
"Mereka ada yang dibakar, bahkan balita usia 3 tahun kepalanya di kampak. Total 10 ribu warga mengungsi," ujar Andre Rosiade.
• Selendang Mayang yang Semakin Susah Ditemukan
Andre Rosiade mengingatkan tugas pemerintah sesuai amanat UUD 1945, yakni melindungi segenap tumpah darah Indonesia.
tragedi Wamena Papua
Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade
Presiden Jokowi dianggap lalai laksanakan amanat k
Andre ingatkan Presiden Jokowi terkait kasus Wamen
korban warga Minang Sumatera Barat di Wamena
|KRONOLOGI Anggota Brimob Gugur Dikeroyok Massa di Papua, Berawal dari Kencing Sembarangan|
|Satu Anggota Brimob Gugur Saat Kerusuhan di Pasar Lama Yahukimo Papua, Begini Kronologinya|
|VERONICA KOMAN Pulang Ke Indonesia, Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan: Saya yang Akan Menjemput|
|Mahfud MD Sebut Veronica Koman WNI Penerima Beasiswa Belajar ke Australia yang Ingkar Janji|
|TERUNGKAP Veronica Koman Tiap Hari Dapat Ancaman Dibunuh dan Diperkosa, Hasil Investigasi BBC|