Makanan Khas Gorontalo – Apakah Kamu sudah pernah ke Gorontalo? Bagi Kamu yang belum, sekilas sejarah, Gorontalo menjadi Provinsi Indonesia ke-32 pada tahun 2000 di bulan Desember. Gorontalo terletak di Pulau Sulawesi dan bertetangga dengan provinsi Sulawesi Utara. Kekayaan budaya dan sejarah juga ditunjukan dengan banyak tokoh nasional yang terlahir dan berasal dari Provinsi ini. Gorontalo pun terkenal karena kekayaan laut dan menyimpan pesona wisata yang luar biasa.
Namun jangan melupakan sisi kuliner “Bumi Serambi Madinah” ini, karena Gorontalo memiliki warisan kuliner dengan cita rasa yang luar biasa. Mau tahu seperti apa kuliner khas Gorontalo?
Makanan Khas Gorontalo yang Harus Kamu Coba
1. Ayam Iloni
Ayam iloni adalah makanan khas Gorontalo yang hampir pasti tersedia di rumah makan atau restoran khas daerah Gorontalo. Biasanya ayam iloni diolah dulu bersama bumbu dan santan. Setelah itu ayam akan dipanggang atau dibakar. Sangat cocok dihidangkan dengan sepiring nasi putih untuk Kamu yang lapar.
2. Ilabulo
Berbahan dasar tepung sagu, yang diisi telur, hati ampela dan daging ayam. Lalu dibungkus dengan daun pisang dan dibakar. Penampakannya mirip dengan otak-otak, tapi rasa dari Ilabulo ini sangat enak. Ilambulo merepresentasikan semangat totombowata (bersatu padu), yang artinya walaupun sehebat apapun pertengkaran, setelah kedua belah pihak menyantap ilabulo, niscaya kedua sisi akan merasakan kenikmatan dari ilabulo yang akhirnya berujung pada kedamaian.
3. Bilenthango
Bilenthango pastinya akan membuat lidah bergoyang. Makanan khas Gorontalo yang satu terbuat dari ikan, biasanya adalah ikan mujair atau sebagian masyarakat mengenalnya dengan nama ikan jawa. Ikan dibumbui dengan cabe pedas, tomat, bawang merah, bisa diberi jeruk nipis untuk kesegaran dan bumbu lainnya. Saat menyantapnya, jangan kaget untuk merasakan rasa pedas dan gurih dari hidangan ini.
4. Sate Tuna Gorontalo
Penggemar sate pasti bisa ngebayangin bagaimana sedapnya sate yang satu ini. Mungkin pada bertanya-tanya, bagaimana rasanya ikan klo disate? Tapi ternyata enak sekali lho. Biasanya sate tuna di Gorontalo pun tidak pelit porsinya, gemuk-gemuk dagingnya. Namun bedanya, biasanya kita menyantap sate dengan kecap dan bumbu kacang, kalau sate tuna Gorontalo, penyajiannya akan ditemani dengan bumbu sambal yang pedas.
5. Sashimi Tuna
Kita semua tahu bahwa perairan Gorontalo sangat kaya dengan hasil ikan tunanya. Hal ini membuat sashimi tuna menjadi salah satu makanan khas Gorontalo dengan sensasi yang unik. Memang tak semua orang akan suka dengan sajian yang dihidangkan mentah. Tapi wajib dicoba, pasalnya penyajian sashimi Tuna dari Gorontalo berbeda dengan sashimi dari Jepang yang dikenal pada umumnya. Sashimi Jepang biasanya ditemani oleh shoyu (kecap asin) dan wasabi sebagai pelengkap, sashimi tuna Gorontalo dihidangkan bersama sambal dabu-dabu. Pastinya ini akan memberikan pengalaman kuliner yang berbeda.
6. Binte Biluhuta
Hidangan khas Gorontalo yang satu ini sering disebut juga Milu Siram atau dalam bahasa sehari-hari yaitu Sup Jagung (namun sup jagung khas Gorontalo). Binte Biluhuta ini rasanya sangat menyegarkan, karena ada rasa pedas, manis dan asin. Perpaduan antara jagung, ikan, udang dan bumbunya memberikan cita rasa yang luar biasa pada hidangan ini.
7. Sayur Putungo
Bersiaplah, makanan khas Gorontalo yang satu ini pedesnya minta ampun. Tapi maknyusss. Sayur Putungo Gorontalo biasanya disediakan dengan milu rebus atau milu bakar (milu adalah sebutan masyarakat Gorontalo untuk jagung). Sayur putungo berbahan dasar jantung pisang, cabai, ikan dan kelapa.
8. Perkedel Nike
Nike adalah sejenis ikan kecil yang mirip ikan teri. Masyarakat Gorontalo sangat menggemari ikan ini. Perkedel Nike atau bakwan nike ini merupakan kuliner khas Gorontalo yang pastinya akan disukai semua kalangan. Orang Indonesia memang sangat hebat dalam membuat masakan yang “goreng-goreng”, salah satu hasilnya adalah perkedel nike dari Gorontalo ini. Teksturnya garing dan memiliki rasa asin yang gurih.
9. Bubur Sagela
Sagela adalah sebutan masyarakan Gorontalo untuk ikan roa. Ikan Roa yang telah dihaluskan, diolah bersama cabai dan bumbu lainnya kemudian ditambahkan sebagai lauk ke dalam bubur nasi yang hangat. Bubur sagela adalah makanan khas Gorontalo yang sangat cocok dijadikan sarapan.
10. Nasi Kuning Gorontalo
Nasi kuning Gorontalo tidak seperti nasi kuning yang kita temui pada umumnya. Nasi kuning di Gorontalo memiliki keunikan yaitu ditaburi abon ikan dan disajikan dengan kuah (seperti cara penghidangan bakmi pada umumnya, dengan kuah kaldu ayam, sapi ataupun sayur). Sederhana dan enak.
11. Sate Balanga
Sate Balanga terbuat dari daging sapi atau daging kambing yang telah diolah bersama bumbu-bumbu seperti bawang, cabai dan lainnya. Namun walaupun menyandang nama “sate”, sate balanga tidak ditusuk dan dibakar seperti sate pada umumnya. Sate balanga disajikan seperti semur di atas piring. Lihatnya saja sudah bikin ngiler.
12. Lalampa
Lalampa adalah beras ketan yang dalamnya diisi dengan daging ikan – biasanya ikan tongkol, dibungkus daun pisang, lalu dibakar. Secara keseluruhan lalampa kelihatan seperti lemper (tapi lemper biasanya tidak dibakar, hanya dikukus saja). Karena dibakar, membuat makanan khas Gorontalo ini sangat harum aromanya. Lalampa cocok sekali dijadikan sebagai makanan ringan di pagi hari dan ditemani secangkir teh atau kopi.
13. Poki Poki
Kuliner khas Gorontalo ini adalah masakan yang berbahan dasar terong dan santan. Rasa dari hidangan ini gurih, pedas dan segar, karena biasanya Poki-poki ditambahkan daun jeruk yang harum dan menyegarkan.
14. Tili Aya
Tili Aya adalah pilihan masyarakat Gorontalo saat sahur di bulan Ramadhan jaman dulu. Terbuat dari telur, gula merah dan santan yang dikukus. Kudapan ini dipercaya menghilangkan rasa haus atau dahaga ketika menjalani ibadah puasa (khususnya menjelang siang hari). Walaupun saat ini Tili Aya sudah menurun popularitasnya, namun makanan khas Gorontalo ini tetap hadir di berbagai upacara adat dan ritual di Gorontalo.
15. Duduli
Duduli terbuat dari gula merah, ketan dan santan. Memiliki tekstur yang kenyal seperti dodol. Ya, bisa dibilang duduli adalah dodolnya masyarakat Gorontalo. Sekarang pun duduli sudah hadir dalam berbagai rasa. Kamu dapat menjumpai duduli ini dengan mudah di Gorontalo. Kuliner khas Gorontalo ini melambangkan persahabatan yang lengket dan tali persaudaraan yang sampai jangan terputus.
16. Keripik Kasubi Pahangga
Kudapan yang satu ini cocok bagi Kamu yang suka garing-garing. Pahangga artinya adalah gula merah atau gula aren. Keripik Kasubi Pahangga sebenarnya adalah keripik singkong dengan gula merah / gula merah. Bila Kamu bingung mau cari oleh-oleh, keripik ini bisa menjadi salah satu kuliner Gorontalo yang bisa Kamu bawa pulang untuk teman dan keluarga.
17. Kue Karawo
Kue kering ini seperti biskuit, dua lapis yang ditengahnya terdapat isian, bisa berupa coklat, karamel, kacang dan lainnya. Nama makanan khas Gorontalo yang satu ini diambil dari kata ‘Kerawang’, yaitu sebuah nama sulaman kain di Gorontalo. Karena setiap lapisan atas kue ini, biasanya digambar motif daun dan bunga yang mirip dengan anyaman kain Kerawang.
18. Kue Sabongi
Kue Sabongi adalah kudapan tradisional Gorontalo yang sudah amat melegenda. Jajanan ini berbahan dasar singkong yang dicampur dengan bawang putih dan gula pasir sehingga membentuk adonan. Setelah itu balut pisang raja dengan adonan singkong tersebut lalu digoreng. Kamu bisa bayangkan rasa manis dan sedikit gurih ketika menyantap snack ini.
19. Kue Pia Saronde
Kue Pia Saronde diambil dari sebuah nama Pulau di Gorontalo, Pulau Saronde. Pulau ini sangatlah indah dan dijuluki sebagai hidden paradise atau surga yang tersembunyi oleh turis-turis mancanegara. Kue Pia Saronde memiliki tekstur yang renyah dan gurih rasanya. Saat ini Kue Pia Saronde Gorontalo dapat Kamu jumpai di toko oleh-oleh dalam berbagai varian rasa.
20. Kue Popolulu
Kue popolulu sering disebut juga sebagai bola ubi. Kudapan ini sangat digemari oleh masyarakat Gorontalo. Berbahan dasar ubi merah, popolulu memiliki rasa yang manis, karena dicampur dengan gula merah pada proses awal pengolahan sebelum digoreng dengan tepung saji ke dalam minyak.
21. Kue Apang Colo
Kue Apang Colo terbuat dari tepung terigu dan ragi. Kemudian dimasak di dalam sebuah cetakan. Cara memakan kuliner khas Gorontalo ini adalah dengan memakannya bersama saus gula aren atau gula merah yang kental.
22. Kue Cara Isi
Makanan khas Gorontalo yang satu ini terbuat dari tepung terigu. Kue ini mempunyai rasa adonan yang manis dan gurih, karena terdapat campuran gula pasir dan santan di dalamnya. Di atas kue cara isi, biasanya terdapat ikan tongkol yang telah dihaluskan dan diolah dengan bumbu dan rempah. Merupakan snack yang lezat dan sehat.
23. Kue Tobu’u
Kue Tobu’u adalah makanan khas Gorontalo yang mempunyai rasa yang tidak akan Kamu temui di hidangan nusantara manapun. Rasanya terbilang tidak biasa, namun enak. Bahan dasar dari kue tobu’u adalah tepung beras dan diberi olahan nangka di atasnya. Namun buah nangka tersebut dimasak dengan cara yang unik sehingga memberikan cita rasa yang lain dan tidak terlupakan. Jajanan ini mudah sekali untuk Kamu temui di Gorontalo, jadi jangan lupa dicoba ya.
24. Es Brenebon
Makanan khas Gorontalo yang satu ini adalah hidangan favorit warga Gorontalo karena manis dan segar, sangat cocok untuk dinikmati pada siang hari yang terik. Es brenebon terbuat dari kacang merah, es serut, susu kental manis coklat dan puding sebagai intinya, namun bisa ditambahkan bahan-bahan lainnya sesuai selera. Es sup kacang merah ini pastinya nikmat disantap sebagai hidangan penutup ataupun saat berbuka di bulan Ramadhan.
25. Saraba
Minuman khas Gorontalo ini sangat pas dinikmati pada malam hari yang dingin. Minuman yang satu ini berbahan dasar jahe, susu, gula aren dan santan. Nah, pasti terbayang bagaimana aroma dari minuman yang nikmat diseruput dalam keadaan hangat ini. Pedas dari jahe, aroma manis gula aren dan rasa gurih dari susu dan santan, membuat minuman ini wajib dicoba para turis yang datang ke Gorontalo.
26. Kopi Pinogu
Bagi Kamu pecinta kopi, Kamu harus mencoba kopi yang satu ini. Sesuai namanya, kopi pinogu berasal dari Kecamatan Pinogu, Gorontalo. Kopi ini adalah persilangan antara kopi robusta dan liberika. Kopi ini sudah ditanam sejak abad ke-19 dan sudah diekspor ke Belanda saat itu. Menurut catatan, kopi pinogu menjadi minuman favorit Ratu Belanda kala itu. Wah, jadi penasaran bagaimana rasanya.
Bila Kamu sedang berkunjung ke Gorontalo, jangan lupa untuk mencicipi makanan khas Gorontalo ini, dijamin rasanya akan membuat Kamu rindu untuk kembali ke Bumi Maleo. Selamat mencoba.