"Seluruh manajemen & official BLFC turut berduka cita atas meninggalnya salah satu keluarga Laskar Saburai, Daryono. Semoga almarhum mendapat tempat yang terbaik disisi-Nya," tulis Badak Lampung.
"Terima kasih kepada seluruh waghei yang sudah membantu selama masa perawatan Daryono. Kita bisa berbuat namun Tuhan punya rencana lain.
Hari ini sungguh amat berbeda, hari ini akan selamanya berbeda. Selamat jalan Daryono, engkau akan selalu kami kenang selamanya," tulis Badak Lampung melanjutkan.
- Sempat Unggul tapi Akhirnya Kalah dari Persija, Pelatih Bhayangkara Solo FC Terheran-heran
- Hasil Piala Menpora 2021: Tendangan Jarak Jauh Marc Klok Bawa Persija Lolos ke Babak 8 Besar
- Link Live Streaming Piala Menpora 2021: Persija Vs Bhayangkara Solo FC
Sebelumnya, kiper Persija pada 2012-2018 itu diinfokan mengalami demam berdarah (DBD) sejak bulan lalu. Setelah dirawat di Lampung, markas tim, Daryono sempat diboyong ke Jakarta untuk menjalani perawatan lanjutan sejak 26 Oktober 2020.
Namun, sayangnya nasib berkata lain. Kiper kelahiran Semarang, 5 Maet 1994 itu justru tak tertolong.
Daryono merupakan kiper reguler Badak Lampung sejak musim 2019. Ia tampil sebanyak 20 kali di musim tersebut.
Pilihan pindah ke Lampung dari Persija untuk mendapatkan menit main lebih banyak dinilai keputusan tepat kala itu meski pada akhirnya ia gagal mempertahankan Badak Lampung di Liga 1. Pasalnya, selama di Persija Daryono kurang mendapatkan kesempatan main karena posisi Andritany Ardhiyasa sulit digantikan sebagai kiper utama. halaman 2 dari 3
View this post on Instagram
Seluruh manajemen & official BLFC turut berduka cita atas meninggalnya salah satu keluarga Laskar Saburai, Daryono. Semoga almarhum mendapat tempat yang terbaik disisi-Nya. Terima kasih kepada seluruh waghei yang sudah membantu selama masa perawatan Daryono. Kita bisa berbuat namun Tuhan punya rencana lain. Hari ini sungguh amat berbeda, hari ini akan selamanya berbeda. Selamat jalan Daryono, engkau akan selalu kami kenang selamanya🙏🏼 #ripdaryono #restinpeace