POJOKJABAR.com, BANDUNG – Presidium KAMI Jawa Barat Syafril Sjofyan memastikan tak ada aktivis KAMI Jabar yang ditangkap polisi. Namun ada tiga relawan KAMI Jabar yang ditahan polisi.
Syafril Sjofyan tak menampik ada tiga relawan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI yang ditahan dalam demonstrasi yang terjadi Kota Bandung beberapa waktu lalu.
KAMI Jabar pun bersikap proaktif dengan memberikan bantuan hukum kepada relawan tersebut.
Baca Juga :
Mantan Aktivis ITB Jumhur Hidayat Ditangkap Polisi
Mabes Polri Beberkan 8 Deklarator KAMI Ditangkap, Berikut Identitasnya
“Cuma ada tiga relawan yang ditahan menjadi tersangka, dengan tuduhan mengeroyok petugas polisi di posko kesehatan,” bebernya, Selasa (13/10/2020).
“Jabar kondusif, tidak ada dari aktivis KAMI Jabar yang ditahan,” ujar Sjofyan.
Sjofyan menekankan, sesuai Jati Diri KAMI Jabar yang dibacakan di Bandung pada 7 September 2020, KAMI tidak terlibat secara langsung dalam demonstrasi yang gencar saat ini.
Walau begitu, KAMI memberikan dukungan dengan bantuan kemanusiaan.
“Sesuai Jati Diri KAMI adalah gerakan moral, tidak ikut unjuk rasa, akan tetapi memberi bantuan kemanusiaan berupa tim kesehatan dan evakuasi bagi yang cedera kepada siapapun, baik peserta unjuk rasa maupun petugas keamanan,” kata Sjofyan dilansir detikcom.