VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hampir mati akal menundukkan China. Bagaimana tidak? Meski Paman Sam 'menghukum' Tirai Bambu lewat sanksi perdagangan yang membuat Huawei menjadi korban, tetapi hal itu tidak membuat China takluk.
Lihat saja. China sukses mengirim dua wahana antariksa tanpa awak ke Bulan dan Planet Mars. Lalu, kapal selam China, Fendouzhe, baru saja mencapai salah satu tempat terdalam di Palung Mariana, yaitu 10.909 meter, pada awal bulan ini.
Baca: China Aktifkan Matahari Buatan
Belum selesai membuat panas Trump, China lagi-lagi menciptakan rekor bahwa komputer kuantum bernama Jiuzhang adalah yang paling kuat di dunia, yakni 10 miliar kali lebih cepat daripada milik Google, yang notabene raksasa teknologi AS berbasis di Silicon Valley.
Selanjutnya, Beijing sukses menyalakan Matahari buatan untuk pertama kalinya, serta berniat memperluas kemampuan modifikasi cuaca, yang dikhawatirkan AS menjadi senjata militer. Lantas, Trump mau berbuat apa di saat jabatannya mau berakhir pada 16 Januari 2021?