Sailor atau pelaut,pasti sudah sering mendengarkannya dan bahkan pernah merasakannya.
Pelaut indentik dengan orang yang melakukan pekerjaan di atas kapal.
Kapal yangt mereka tempati bekerja melakukan pelayaran antar satu pulau ke pulau lain atau negara ke negara lain.
Pasti menjadi pelaut sangat menyenangkan, Selain anda bisa bekerja di atas kapal, Anda pun bisa berlayar melihat negara atau wilayah yang belum pernah anda kunjungi sebelumnya tanpa biaya yang besar.
Tapi beberapa riset membuktikan bahwa menjadi pelaut sangat tidak mudah.
Selain ongkos sekolah yang terbilang cukup mahal di karenakan harus mempunyai sertifikat khusus.
Kalian pun harus di hadapkan dengan keadaan lautan yang tidak menentu cuacanya.
Kadang ombak besar dan kadang tenang seperti kaca.
Kalian pun harus rela berpisah lama dengan keluarga demi pekerjaan menjadi seorang pelaut.
Siapa bilang menjadi pelaut mempunyai gaji yang besar??
Khususnya di Indonesia sendiri Masi banyak perusahaan yang membayar gaji karyawan yang di bawah upah minimum .
Entah perusahaan yang bandel atau tidak adanya aturan ketat dari pemerintah tentang per upahan pelaut di Indonesia.
Setelah melakukan berbagai survei dan melakukan pendekatan di berbagai jenis perusahaan dan Anak buah kapal yang bekerja di suatu kapal.
Tahukah Anda berpa gaji pelaut di Indonesia? ?.
Untuk kapal-kapal yang seperti kargo barang wiliyah Kalimas di Surabaya dan Sunda kelapa di JakartaMasi banyak yang membayar gaji Anak buah kapal khususnya yang juru mudi atau juru minyak sebesar Rp 1.500.000(satu juta lima ratus ribu rupiah).
Ini sangat memprihatikan di karenakan gaji mereka tidak sesuai dengan besarnya pengeluaran saat bersekolah mengambil sertifikat belum lagi pada saat mereka harus revalidasi atau perpanjangan sertifikat yang cukup mahal.
Belum lagi kebutuhan dapur para ABK kapal harus terpenuhi.
Tampa pelaut dan kapal mereka kita tidak mungkin bisa merasakan beragam pakaian alat elektronik yang di impor maupun di ekspor dari satu wilayah atau negara.
Banyak pelaut yang mengeluh dengan keadaan ini.
Mereka bisa saja menolak untuk mengambil pekerjaan ini tapi kebutuhan perut yang harus mereka penuhi .
HAL-HAL YANG PERLU DI PERHATIKAN PEMERINTAH UNTUK PELAUT.
1. GAJI YANG TIDAK MERATA DI SEMUA PERUSAHAAN.
Perlu di perhatikan kalau di Indonesia perusahaan pelayaran sangat banyak.
Tapi kebanyakan perusahaan di Indonesia yang tidak mematuhi aturan gaji.
Ada yang menggaji di bawah Upah minimum yang ada di Indonesia.
Ada pula perusahaan yang tidak membayar gaji para ABK nya.
Saya berharap pemerintah menertibkan para perusahaan yang melakukan tindakan seperti ini.
Pelaut juga manusia butuh makan dan kebutuhan sehari-hari.
Karena pelaut juga merupakan harapan bangsa tanpa mereka barang-barang tidak akan sampai ke wilayah anda.
2. Sertifikat dan biaya sekolah yang mahal.
Walaupun sekarang pemerintah sudah melakukan berbagai program gratis untuk menunjang pengangguran.
Tetapi banyak pelaut yang sudah berlayar mengalami kendala di perpanjangan sertifikat atau pembaharuan sertifikat yang cukup mahal.
Terutama yaitu gaji pelaut yang tidak tertib di bayar kan oleh para perusahaan.
3. Kondisi kapal atau Armada yang tidak mengikuti aturan.
Tahukah kalian banyak perusahaan yang ada di Indonesia yang memiliki armada angkutan kapal yang kurang memadai.
Armada mereka Masi tetap saja lolos dalam berlayar.
Contohnya kapal yang sudah waktunya di docking Masi tetap di paksa berlayar.
Keselamatan seperti left craf,left boy,ataupun left jacket yang sudah expair atau sudah perlu di perbaiki.
Itulah sederetan keluhan para pelaut Indonesia yang perlu di perhatikan oleh pemerintah.
Di harapkan pemerintah mampu mensejahterakan para pelaut.
0 Comments