Hari ini saya menyelesaikan lukisan “Gadis Rambut Merah” dengan cat minyak di kanvas berukuran 100cm X 140cm.
Dalam lukisan ini dikisahkan proses akulturasi antar budaya nusantara dan dengan budaya global yang dialami seorang gadis Dayak. Di sebelah kiri adalah akulturasi budaya Dayak dengan budaya dari Jawa, dan di sebelah kanan akulturasi budaya Dayak dengan budaya global. Masing-masing bagian dilambangkan dengan ikon yang mewakili.
Mengira bahwa Pasar Seni Lukis Indonesia 2014 di Surabaya akan diselenggarakan seperti biasanya pada bulan Mei, saya pun menyiapkan sederetan lukisan untuk event itu. Ternyata menurut info terbaru, kegiatannya diadakan bulan Oktober 2014 nanti.
Alhasil belasan lukisan yang disiapkan pun saya boyong untuk dipamerkan di Galeri Lukisan Moses (GLM), yang beberapa waktu lalu kosong karena saya tinggalkan ngamen melukis dan menyanyi kemana-mana.
Dibantu anak-anak saya Ocha, Asie, Yana, Ima, Billy dan istri saya, Ester, kami mulai bersih-bersih halaman yang dipenuhi grafiti vandalis, lalu bebenah bagian ruang pajang baik di basement, lantai 1 dan lantai 2.
Selepas itu saya pun mengisi waktu dengan melukis beberapa karya baru.