Penembakan terjadi pada Rabu sore waktu setempat. Itu merupakan kekerasan terbaru yang mengguncang ibu kota Meksiko.
Para pelaku sengaja menargetkan kedua pria Israel ketika berada sebuah restoran di Plaza Artz Pedregal sebelum akhirnya melarikan diri. Mal itu terkenal sebagai pusat perbelanjaan kelas atas di barat daya ibu kota.
Kedutaan Israel di Meksiko mengidentifikasi para korban bernama Alon Azulay, 41, dan Benjamin Yeshurun Sutchi, 44. Keduanya memiliki catatan kriminal di Meksiko dan Israel.
Baca Juga:
Petugas polisi telah menangkap tersangka wanita, yang diidentifikasi media Meksiko dengan nama Esperanza Gutierrez, 33.
"(Dia) melakukan pembunuhan, tidak ada alasan lain. Itu jelas bagi kami," kata juru bicara jaksa penuntut negara, Ulises Lara, dalam konferensi pers di Mexico City, seperti dikutip Reuters, Jumat (26/7/2019).
Penyelidikan sedang berlangsung, tetapi Lara mencatat bahwa bukti menunjukkan penembakan itu terkait dengan perselisihan antara kelompok kriminal yang memiliki koneksi dengan mafia Israel.
Mexico City sebelumnya dianggap sebagai kota teraman di negara itu. Namun, status itu terganggu oleh pelanggaran hukum dan perang antar-geng.