“Jadi mereka tidak bisa disalahkan karena kalau kita lihat dari perkembangan otak mereka, memang ada bagian otak tertentu yang bertugas untuk mereka mengambil keputusan, mempertimbangkan baik dan buruk, itu memang belum sempurna, baru sempurna itu usia 20 tahun. Nah, sebelum usia itu segala keputusan dan tindakan mereka lebih diwarnai oleh emosi,” jelasnya.