Serie A 1992–1993
|Musim||1992–93|
|Juara||Milan|
|Degradasi||Brescia|
|Piala Champions||Milan|
|Piala Winners'||Parma|
|Piala UEFA||Inter Milan|
|Jumlah pertandingan||306|
|Jumlah gol||858|
|Pencetak gol||Giuseppe Signori|
gelar ke-13
Fiorentina
Ancona
Pescara
Torino
Juventus
Lazio
Cagliari
(2,8 per pertandingan)
terbanyak
(26 gol)
Pada Serie A musim kompetisi 1992–93, AC Milan berhasil mempertahankan gelar juara dengan unggul empat angka atas Inter Milan. Tempat ketiga diduduki Parma yang pada saat bersamaan meraih gelar di Eropa dengan menjuarai Piala Winners'.
Musim ini juga mencatat keberhasilan Cagliari meraih tempat di kualifikasi Piala UEFA setelah unggul hanya satu angka di atas juara Serie A tahun 1991 dan finalis Piala Champions 1992, Sampdoria.
Sementara, AS Roma dan Napoli harus puas berada di papan tengah setelah menjalani musim yang semenjana dan mengecewakan.
Tim yang terdregadasi adalah Brescia, Fiorentina, Ancona dan Pescara.
Klasemen Akhir[sunting | sunting sumber]
Pencetak Gol Terbanyak[sunting | sunting sumber]
|Posisi||Pemain||Klub||Gol|
|1||Giuseppe Signori||Lazio||26|
|2||Roberto Baggio||Juventus||21|
|Abel Balbo||Udinese|
|4||Rubén Sosa||Inter Milan||20|
|5||Gabriel Batistuta||Fiorentina||16|
|Daniel Fonseca||Napoli|
|7||Roberto Mancini||Sampdoria||15|
|8||Maurizio Ganz||Atalanta||14|
|9||Jean-Pierre Papin||AC Milan||13|
|Florin Răducioiu||Brescia|
|Marco van Basten||AC Milan|
|12||Gianfranco Zola||Napoli||12|
|Massimo Agostini||Ancona|
|Carlos Aguilera||Torino|
|Alessandro Melli||Parma|
|Massimiliano Allegri||Pescara|
|17||Andreas Möller||Juventus||10|
|Francesco Baiano||Fiorentina|
|Diego Fuser||Lazio|
|Tomáš Skuhravý||Genoa|
Pranala luar[sunting | sunting sumber]
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tag
<ref>untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tag
<references group="lower-alpha"/>yang berkaitan