Kisah Kakek Mualaf yang Selalu Bukakan Pintu untuk Pengunjung Mal, Kuasai Tiga Bahasa
Laki-laki yang dulunya beragama Katolik ini juga menceritakan sedikit latar belakang tentang keluarganya.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Renta dan bukan pegawai di pusat perbelanjaan tempatnya menjadi pembuka pintu keluar bagi pengunjung.
"Silahkan, hati-hati di jalan ya," sapa Ferry Taufik Hidayat kepada pengunjung yang keluar dari pintu kaca yang dibukakannya.
Tangan keriput lelaki berusia 76 tahunh itu selalu memgang gagang pintu yang terbuat dari stenlis.
Setiap ada pengunjung yang jalan mengarah keluar, Ferry selalu sigap membuka pintu tersebut.
Tubuh bungkuk serta rambut yang tak lagi hitam, membuat banyak orang iba kepadanya.
Ferry bukan pegawai, petugas keamanan atau bahkan pelayan pembuka pintu di pusat perbelajaan seberang Tugu Kujang itu.
Meski demikian, Ferry mengaku selalu berdiri di pintu itu setiap hari.
"Saya kerja disini setiap hari. Berangkat dari rumah pukul 03.30 WIB terus ngopi dulu di warung deket Damri, kadang suka ketiduran disitu. Terus sambil nunggu Botani buka, duduk di pinggiran Atm BNI situ," ujarnya.
Keramahan Ferry tak melulu membuat pengunjung mall acuh.
Ayah dua anak itu sering kali mendapat belas kasihan.
|Terduga Teroris ZA Punya Kartu Perbakin, BIN Heran Cara Serang di Mabes Polri : Kaya Orang Bingung|
|Amanda Manopo dan Arya Saloka Ucap Syukur, Sinetron Ikatan Cinta Siap Cetak Rekor MURI|
|Kisah Erlita Cerai Karena Pelakor, Syok Anak yang Terpisah Wafat Tak Wajar: Hotman Paris Tolong Saya|
|Irwansyah Kagumi Ketampanan Anak Pertamanya, Shireen Sungkar Gemas : Putih Kayak Kue Putri Salju|
|Kesaksian Ayah Terduga Teroris ZA, Wanita Penyerang Mabes Polri Sosok Penurut : Tak Menyangka|