Militer AS mengatakan kelompok penyerang kapal induk berada di Laut Natuna Utara, yang sebagian besar diklaim oleh China, untuk melakukan operasi rutin untuk memastikan kebebasan laut, membangun kemitraan yang mendorong keamanan maritim.
"Setelah berlayar melalui perairan ini selama 30 tahun karier saya, sangat menyenangkan berada di Laut Natuna Utara lagi, melakukan operasi rutin, mempromosikan kebebasan laut, dan meyakinkan sekutu dan mitra," kata Komandan Kapal AS, Laksamana Muda Doug Verissimo, seperti dikutip dari channelnewsasia.com, tanggal, 24 Januari 2021.
Baca Juga: Lazio vs Sassuolo: Menang 5 Kali Beruntun, Simone Inzaghi Dihadiahi Perpanjangan Kontrak
"Dengan dua pertiga perdagangan dunia melalui wilayah yang sangat penting ini, sangat penting bagi kami untuk mempertahankan kehadiran kami dan terus mempromosikan tatanan berbasis aturan yang telah memungkinkan kita semua untuk makmur," kata Verissimo dalam pernyataannya.
China telah berulang kali mengeluh tentang kapal Angkatan Laut AS yang mendekati pulau-pulau yang diduduki China di Laut Natuna Utara, di mana Vietnam, Malaysia, Filipina, Brunei, dan Taiwan semuanya memiliki klaim yang bersaing.
Theodore Roosevelt didampingi oleh kapal penjelajah rudal kelas Ticonderoga USS Bunker Hill, dan kapal perusak rudal kelas Arleigh Burke USS Russell dan USS John Finn, kata pernyataan AS.***(Muhamad Nur Firmansyah/MantraSukabumi.com)