Pindad Siapkan 2 Ribu Motor Listrik Gesits Polisi Untuk Patroli Objek Vital
Motor Listrik Gesits Polisi | dok. Pindad Enjiniring
AKURAT.CO PT. Pindad (Persero) melalui anak perusahaan-nya, Pindad Enjiniring, tengah menyiapkan sekitar 2000-an unit motor listrik modifikasi pesanan Kepolisian RI. Motor listrik berbasis pabrikan dalam negeri Gesits itu rencananya akan digunakan untuk patroli objek vital mulai tahun 2021.
Hal ini diungkapkan Marketing Pindad Enjiniring, Rudi Aradea bahwa pihaknya saat ini hanya menjual motor listrik Gesits Polisi hasil modifikasi tersebut ke pihak Kepolisian.
"Kita sudah demo, menurut informasi mereka (Kepolisian) ada kebutuhan untuk motor listrik ini," katanya kepada AkuratOtomotif saat pameran teknologi keamanan Homeland Security Indonesia (HLS) 2020 di Jakarta Convention Center, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (4/3).
baca juga:
Untuk pengadaan, ia menuturkan Kepolisian melakukan request modifikasi unit terlebih dahulu kepada Pindad. Motor listrik modifikasi tersebut, jelas Rudi, merupakan hasil sinergi sejumlah BUMN, diantaranya PT. Pindad, PT Wika, PT. LEN dan PT. Pertamina.
"Kita kebagian (menjual) ke kepolisian dan militer. Kepolisian dan militer speknya kan tidak seperti sipil, ada spek tambahan yang harus dipenuhi. Misalnya kepolisian (mengatakan) daya mau speknya seperti ini, nah itu Pindad Enjiniring yang mendesain tersebut sesuai dengan spek kepolisian," papar Rudi.
Pengadaan Gesits Polisi sendiri menurutnya telah dimulai sejak awal 2019 dengan asembly di Cilengsi, Jawa Bara. Rudi menjelaskan di dalam motor listrik ini terdapat dua slot baterai. Satu slot baterai terisi dari 0 persen sampai 100 persen selama 3 jam.
Jarak tempuh apabila baterai terisi penuh mencapai 50 km untuk satu baterai, atau mencapai 100 km jika dua baterai. Kecepatan Gesits Polisi bisa mencapai 70-80 km perjam.
Namun demikian, lanjut Rudi, pihaknya belum menawarkan ke Polantas. "Kita masuk ke Sabhara. Menurut mereka ini cocok untuk patroli objek vital," sebutnya.
Fitur khusus yang dimiliki motor listrik Gesits Polisi yakni dilengkapi sirene. "Jadi pas masuk objek vital dinyalain sirenenya, mereka (masyarakat) tahu bahwa ada polisi di sini. Ini kan tidak ada suara, motor listrik, jadi dibutuhkan sirene untuk menandakan bahwa ada patroli," pungkas Rudi.