osc, CNN Indonesia | Selasa, 27/08/2019 10:04 WIB
Ilustasi pertambangan batu bara. (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay).
Keputusan Jokowi memindahkan ibu kota tak lepas dari kritik yang dilontarkan sejumlah aktivis lingkungan dari Jatam, WALHI, Jatam Kaltim, dan Kiara.
Mereka melihat mega proyek pemindahan Ibu Kota ini hanya menguntungkan kaum oligarki, yakni para pemilik konsensi lahan pertambangan batu bara, dan penguasa lahan berskala besar di Kalimantan Timur.
Merujuk data Jatam, terdapat 1.190 Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kalimantan Timur dan 625 izin di Kabupaten Kutai Kartanegara. Sementara di Kecamatan Samboja terdapat 90 izin pertambangan dan 44 izin tambang di Bukit Soeharto.
"Pemindahan ibu kota ini akan sangat menguntungkan PT Singlurus Pratama sebagai perusahaan pertambangan yang konsesinya paling besar di sekitar Samboja," kata Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Nasional Merah Johansyah melalui keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com.
Sementara pemindahan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, dinilai akan menguntungkan Hashim Djojohadikusumo, adik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto karena sebagian besar lahan di lokasi tersebut dikuasai PT ITCI Hutani Manunggal IKU dan ITCI Kartika Utama (HPH).
Merah juga melihat pemindahan Ibu Kota harus melalui kajian komprehensif yang tak hanya berkutat pada kutak-katik anggaran. Lebih dari itu, kajian harus meliputi pertimbangan beban lingkungan dan budaya masyarakat setempat yang sangat berpotensi dirugikan jika terjadi eksodus jutaan orang masuk ke wilayah mereka.
Lihat juga: Ibu Kota Baru, Pertaruhan Jokowi dan PR Presiden Selanjutnya
Pertaruhan Jokowi
Langkah mengagetkan Jokowi dinilai menjadi pertaruhan bagi eks Gubernur DKI Jakarta itu. Pilihannya hanya dua, berhasil atau gagal.
Jika berhasil, Jokowi akan dikenang sebagai presiden yang sukses. Sebaliknya, andai rencana pemindahan Ibu Kota menemui jalan buntu, maka Jokowi akan berstatus sebagai pemimpin gagal.
"Tinggal diuji apakah pindah ibu kota ini sukses atau tidak. Tentu ini pertaruhan bagi Jokowi yang akan selalu dikenang. Kalau sukses, tentu sebagai legacy Jokowi pemimpin sukses atau sebaliknya," tutur Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno.
Sementara itu Pengamat politik dari Universitas Andalas, Asrinaldi tak bisa melepaskan aspek politis di balik keputusan Jokowi ini. Bahwa Jokowi bakal mewarisi rencana pemindahan Ibu Kota ini dan presiden selanjutnya yang bakal kena 'getah'.
Lihat juga: 4 Catatan dari Prabowo untuk Jokowi soal Pemindahan Ibu Kota
"Walau bagaimanapun legacy itu akan muncul," ujar Asrinaldi.
Meski begitu dia tak menafikan bahwa Jakarta sebagai Ibu Kota memang sudah tak memungkinkan lagi menanggung beban.
"Daya dukung Jakarta yang yang memang sudah tidak memungkinkan lagi," ujarnya.
(osc/gil)
HALAMAN :
Foto: CNN Indonesia/Fajrian
1 2
Tulisan ini merupakan bagian dari kumpulan artikel dalam Fokus: “Kalimantan Timur Ibu Kota Baru”
0 KOMENTAR
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
LIHAT SEMUA Berita Daerah Terbaru
SAAT INI
Polda Bali tetap memberikan pelayanan normal kepada warga namun akses keluar masuk kantor kepolisian akan diperketat.
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
TERPOPULER