Mereka takut, jika sang presiden dipulangkan terlalu dini, ada kemungkinan dia bakal kembali terinfeksi virus corona dan kondisinya jauh lebih buruk.
Meski begitu, keputusan presiden nampaknya sudah bulat. Setelah dia disebut sangat marah tidak ada yang membelanya di televisi.
Dia merujuk kepada keputusannya meninggalkan rumah sakit walau sebentar, untuk menyapa para pendukungnya yang kemudian menuai kritik.
Beberapa saat sebelum keluar itu, dia mengunggah video di Twitter yang menyatakan dia ingin memberi "kejutan kecil" kepada "para patiot yang memenuhi jalan".
Presiden ke-45 "Negeri Uncle Sam" tersebut mengumumkan dirinya positif Covid-19 pada Kamis (1/10/2020), sebelum dibawa ke rumah sakit keesokan harinya (2/10/2020).
Baca juga: Taiwan Berharap Trump Cepat Sembuh dan Kembali Pimpin Dunia Lawan China
Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone. Syarat & Ketentuan