Roro Daras
Sementara penulis Roso Daras mengemukakan perlunya paya untuk menjembatani pemikiran-pemikiran Bung Karno dengan generasi muda.
"Harus ada penafsiran terhadap pidato-pidato dan karya-karya Bung Karno dalam konteks kekinian sehingga generasi muda bisa memahami Bung Karno," kata penulis "Aktualisasi Pidato Terakhir Bung Karno, Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah" itu.
Menurut Roso, generasi muda Indonesia harus diajak memahami pemikiran para pendiri bangsa, tidak hanya Bung Karno.
"Pemikiran-pemikiran Bung Hatta, Tan Malaka, Sutan Syahrir juga sangat luar biasa. Perlu ada upaya menjembatani generasi muda dengan pemikiran-pemikiran mereka," tuturnya. (Antara)
Saran Sang Ayah
PRESIDEN pertama Republik Indonesia Ir Soekarno ternyata punya cara efektif agar bisa menguasai bahasa asing dari berbagai negara di dunia.
Kisah itu bermula saat ayahnya, Raden Soekemi Sosrodihardjo, menyarankan Bung Karno agar memiliki kekasih orang asing.
Menurut Soekemi, jika Bung Karno memiliki kekasih wanita asing, secara otomatis ia bisa menirukan dan mengerti dengan sendirinya bahasa asing tersebut.
Ternyata, saran sang ayah itu hanya diterima tanpa dijalankan oleh Bung Karno.
• Daftar 14 Artis Gagal ke Senayan dari Dapil Jatim 50 Persen Dari Partai Nasdem Pendukung Jokowi
• Mengulas Kejanggalan Sandiaga Uno Alami Cegukan Berkepanjangan, Begini Penjelasan Tompi
• Begini Kondisi Terkini Anak-Anak Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya