"Persiapan terus dibahas, termasuk dalam pertemuan saya dengan dubes AS yang baru, Sung Yong Kim. Selain melakukan pertemuan bilateral dengan saya, Pompeo juga akan hadir dalam forum Gerakan Pemuda Ansor mengenai dialog agama dan peradaban," ucap Retno.
Retno, dalam konferensi pers virtual pada Kamis (22/10/2020), mengatakan AS adalah salah satu mitra penting Indonesia. Indonesia, ungkapnya, ingin terus membangun kemitraan kokoh yang saling menguntung dan menghormati dengan AS.
"Komitmen kuat peningkatan kemitraan ini tercermin dengan intensifnya saling kunjung pejabat kedua negara, bahkan di masa pandemi ini," ujar diplomat senior Indonesia tersebut. ( Baca juga: Bahas Soal China, Pompeo Sambangi Indonesia dan Asia Selatan )
Baca Juga:
- China Minta WHO Pertimbangkan Kemungkinan Covid-19 Berasal dari Lab di AS
- Penembakan di Pusat Perkantoran California, 4 Tewas
- Pria AS yang Hajar dan Menginjak-injak Kepala Wanita Asia 65 Tahun Ditangkap
"Wakil Menteri Pertahanan AS telah berkunjung ke Indonesia, Menteri Pertahanan Indonesia telah berkunjung ke AS, degelasi US International Development Finance Corporation atau DFC akan berkujung ke Indonesia minggu ini dan Pompeo pada minggu depan," imbuhnya.
Sebelumnya diwartakan, Pompeo akan memulai perjalanan selama seminggu ke Asia Selatan pada akhir pekan nanti. Kunjungan ini dilakukan ketika AS berupaya menghadapi tantangan geopolitik dan ekonomi China di kawasan Indo-Pasifik.
Selain ke Indonesia, Pompeo juga akan melakukan perjalanan ke India, Sri Lanka dan Maladewa, dari 25 hingga 30 Oktober. ( Baca juga: Peranan Santri pada Masa Pandemi )
"Di setiap perhentian saya akan membahas berbagai topik bilateral, tetapi juga bekerja untuk mencari tahu dengan masing-masing negara tersebut cara terbaik yang dapat kita pastikan bahwa kita bekerja sama untuk mempertahankan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," kata Pompeo.
Dalam kunjungannya di Indonesia, Pompeo mengungkapkan ia akan membahas masalah komersial, masalah keamanan, dan masalah diplomatik dan menegaskan visi kedua negara tentang Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka dalam pertemuan dengan para pemimpin Indonesia, termasuk dengan Presiden Joko Widodo.
Dikatakan oleh Pompeo bahwa adalah kepentingan terbaik negara-negara Asia Tenggara untuk melindungi hak maritim mereka dan kemampuan untuk melakukan bisnis, memastikan bahwa kedaulatan mereka dilindungi dari ancaman dari Partai Komunis China.
Lihat Juga: Sampai Mana Score Games Professor Bubble Kamu? Ayo Kejar Terus Scorenyaa!! Makin Tinggi Makin Seru!
(esn)