HALO DEPOK - Dalam sepekan terakhir, ramai diperbincangkan di media sosial tentang sosok Charlie Chaplin. Tokoh ini dikonotasikan dengan Jusuf Kalla.
Pernyataan politik Jusuf Kalla yang mengatakan saat ini Indonesia kekurangan sosok pemimpin kharismarik seperti Habib Rizieq Shihab, menuai pro dan kontra.
Ucapan Wakil Presiden RI pada masa Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo tersebut terucap dalam webinar webinar menyambut Munas PKS-V.
Baca Juga: BSU Kemendikbud Dalam Tahap Pencairan, Yuk Segera Cek Laman info.gtk.kemdibud.go.id!
“Ini menurut saya adanya kekosongan kepemimpinan yang dapat menyerap aspirasi masyarakat secara luas," kata Jusuf Kalla, dilansir Halodepok.com dari PKSTV.
Hal ini dianggap pernyataan politik terselubung. Banyak yang meyakini, ada motif di balik pernyataan pria yang karib disapa JK tersebut.
Bahkan, kemudian muncul isu bahwa saat ini JK sedang mengusung poros baru untuk kepentingan Pemilu 2024, yakni poros JK-Anies-Rizieq.
Karena manuvernya itu, publik menjuluki JK sebagai Charlie Chaplin. Karakter Chaplin yang identik dengan kumis sekotak itu sekilas mirip dengan JK.
Baca Juga: Hasil Survei: Ini 10 Jenis Pekerjaan yang Paling Dibutuhkan Selepas Pandemi Covid-19