OtoJurnalisme - Keterbatasan pengisian baterai yang membutuhkan waktu lama menjadi poin minus dari mobil listrik saat ini.
Untuk menanggulangi kekurangan tersebut banyak cara yang sudah dilakukan untuk menyiasatinya.
Pemerintah Swedia misalnya, sedang menguji coba jalan khusus yang dapat mengisi baterai kendaraan listrik selama kendaraan tersebut melewati jalan tersebut.
BACA JUGA: Menanti Janji Toyota Akan Meluncurkan Sepuluh Mobil Listrik Baru Pada 2025, Berapa yang Akan Masuk Indonesia?
Selain Swedia, pabrikan mobil Honda juga sedang menguji coba teknologi yang disebut Dynamic Charging System (sistem pengisian daya tinggi) di mana teknologi tersebut menguji coba pengisian baterai wireless terhadap kendaraan listriknya.
Selain uji coba di atas, tim mahasiswa Belanda di Universitas Teknologi Eindhoven juga sedang membuat teknologi pengisian mobil listrik hanya membutuhkan waktu 2 menit.
Hal itu dilakukan untuk membuat kendaraan listrik tidak lagi dikeluhkan karena membutuhka waktu yang lama saat menggisi daya listriknya.
BACA JUGA: Toyota Fortuner Terbaru Asal Indonesia Berstatus “CBU” dan “CKD” Untuk Pasar Vietnam, Kenapa?
Saat ini tim tersebut sudah memiliki baterai yang bisa mengisi daya full listriknya hanya dengan waktu 7,5 menit dan siap dipasarkan pada tahun 2020 mendatang.