POJOKSATU.id, JAKARTA— Gubernur DKI Anies Baswedan diperiksa polisi terkait kerumunan massa di kediaman Habib Rizieq (HRS) saat Maulid Nabi. Faktanya, banyak kerumunan massa tak disoal polisi.
Berikut tujuh daftar kerumunan massa dalam jumlah banyak yang tak menjaga jarak sehingga tak mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
1. Demonstrasi buruh menolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja di Kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin, 2 November 2020.
2. Aksi demonstrasi tolak UU Cipta Kerja di kawasan Medan Merdeka Barat, depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, pada Selasa (20/10/2020).
Baca Juga :
Prof Jimly Unggah Video Habib Rizieq: Ini Contoh Ceramah Penuh Kebencian dan Permusuhan, Aparat harus Bertindak
Penegakan Hukum Tak Adil, dr Tirta Kritik Arak-arakan Gibran di Solo, Ramai Itu Loh
Aksi tolak UU Cipta Kerja dihadiri sedikitnya 2.150 demonstran, sebagian besar merupakan elemen buruh sedangkan sisanya merupakan mahasiswa dari BEM SI, 20 Oktober 2020.
3. Aksi mahasiswa dan buruh di berbagai lokasi di Indonesia memperingati setahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin pada 20 Oktober 2020.
4. Gabungan aliansi buruh menggelar aksi unjuk rasa tolak Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law di Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/10/2020). 5. Buruh dan mahasiswa berdemonstrasi di Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Rabu, 28 Oktober 2020.
6. Kliwonan Habib Luthfi di Kota Pekalongan pada 16 Oktober 2020 lalu.
Baca Juga :
HRS Berpotensi Jadi Tersangka, Brigjen Awi Setiyono: Kita Cari Pidananya
7. Pendaftaran Calon Walikota dan Wakil Walikota Solo pada 4 September 2020 lalu.
Gibran Rakabuming Raka bersama Teguh Prakosa resmi mendaftarkan diri sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Jumat (4/9/2020).
Gibran-Teguh menaiki sepeda ontel klasik atau pit kebo dan ditemani para kader partai hingga relawan menuju kantor KPU Solo.
(ral/pojoksatu)