Ibadah Haji seharus nya dipakai untuk mendekatkan diri kepada Allah tapi malah sebaliknya, ada sebagaian orang yang imannya tidak kuat menjadikan ibadah Haji sebagai sarana untuk berbuat kemaksiatan dan dosa, entah dengan dasar disengaja atau tidak disengaja hal itu dilakukan namun secara kata mata agama ituadalah perbuatan yang sangat tercela.
Perselingkuhan memang bukan hanya di tanah air, namun di tanah suci pun bisa terjadi. Hal ini disebabkan masing masing tidak tahan dengan godaan syetan dan selalu memperurutkan hawa nafsu, apalagi kesempatan ini terbuka jika masing masing berangkat sendiri atau tidak membawa pasangannya.
Memang sih ini dikembalikan kepada pribadi masing masing, namun sangat disayangkan jika kesempatan emas dalam hidup itu harus di sia siakan Cuma karena sekedar menuruti hawa nafsu belaka. Selain itu memang peluang terjadinya perselingkuhan sangat besar karena adanya pemberangkatan yang sama dan pemondokan yang sama.
Benar juga sabda Nabi Muhammad SAW :
"Janganlah sekali-kali seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita dan janganlah sekali-kali seorang wanita bepergian kecuali bersama mahramnya". Lalu ada seorang laki-laki yang bangkit seraya berkata: "Wahai Rasulullah, aku telah mendaftarkan diriku untuk mengikutu suatu peperangan sedangkan istriku pergi menunaikan hajji". Maka Beliau bersabda: "Tunaikanlah hajji bersama istrimu" (HR Bukhori)
Barangkali jika seorang wanita sendirian dalam melaksanakan Haji maka akan memberikan dampak yang negatif bagi kaum laki-laki maupun bagi dirinya sendiri, lebih-lebih zaman sekarang ini, seorang wanita senang ber-tabarruj atau berhias dan berdandan, menampakkan perhiasan bukan pada mahramnya. Maka Nabi Muhammad memerintahkan kepada sahabat tadi agar tidak berperang namun menemani istrinya untuk menunaikan ibadah Haji.
Ada beberapa tips supaya tidak terjadi perselingkuhan saat melaksanakan ibadah Haji atau Umroh :
1. Perkuat keimanan kepada Allah dan selalu tanamkan rasa takut kepadaNya bahwa Allah senantiasa melihat setiap gerak dan langkah kita, juga selalu bayangkan azabNya di hari akhir nanti.
2. Tanamkan dalam hati bahwa ibadah Haji atau Umroh ini merupakan kesempatan emas yang sangat langka, kita bisa sehat namun harta tidak ada, harta ada tapi kesehatan tidak ada, harta dan kesehatan ada namun waktu tidak ada. Jadi harus dimanfaatkan sebaik baiknya kesempatan yang di idam idamkan seluruh umat Islam dunia ini.
3. Sebaiknya dalam melaksanakan di dampingi oleh pasangan atau saudara se mahrom, maka inilah kiat yang paling aman.
4. Jangan jalan atau ngobrol berduaan dengan lawan jenis, karena dari obrolan akan menumbuhkan kekaguman yang berlanjut dengan cinta dan saling memperhatikan. Sebaiknya manfaatkan keberadaan kita disana dengan memperbanyak baca Al quran dan berzikir.
5. Jangan berdandan dan berhias karena bisa mengundang laki laki untuk mencari cara menggoda.
6. Pergunakan pakaian yang sopan secara syar’i baik ketika hendak pergi ke masjid atau saat berada di Maktab Haji atau pemondokan Haji di tanah suci.
7. Usahakan sering menelpon keluarga dan anak anak sehingga dengan mengingat mereka bisa menjadi rem dari perselingkuhan selama ibadah.
Demikianlah sedikit tips yang bisa digunakan, semoga bermanfaat.
Ibadah Haji seharus nya dipakai untuk mendekatkan diri kepada Allah tapi malah sebaliknya, ada sebagaian orang yang imannya tidak kuat menjadikan ibadah Haji sebagai sarana untuk berbuat kemaksiatan dan dosa, entah dengan dasar disengaja atau tidak disengaja hal itu dilakukan namun secara kata mata agama ituadalah perbuatan yang sangat tercela.
Perselingkuhan memang bukan hanya di tanah air, namun di tanah suci pun bisa terjadi. Hal ini disebabkan masing masing tidak tahan dengan godaan syetan dan selalu memperurutkan hawa nafsu, apalagi kesempatan ini terbuka jika masing masing berangkat sendiri atau tidak membawa pasangannya.
Memang sih ini dikembalikan kepada pribadi masing masing, namun sangat disayangkan jika kesempatan emas dalam hidup itu harus di sia siakan Cuma karena sekedar menuruti hawa nafsu belaka. Selain itu memang peluang terjadinya perselingkuhan sangat besar karena adanya pemberangkatan yang sama dan pemondokan yang sama.
Benar juga sabda Nabi Muhammad SAW :
"Janganlah sekali-kali seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita dan janganlah sekali-kali seorang wanita bepergian kecuali bersama mahramnya". Lalu ada seorang laki-laki yang bangkit seraya berkata: "Wahai Rasulullah, aku telah mendaftarkan diriku untuk mengikutu suatu peperangan sedangkan istriku pergi menunaikan hajji". Maka Beliau bersabda: "Tunaikanlah hajji bersama istrimu" (HR Bukhori)
Barangkali jika seorang wanita sendirian dalam melaksanakan Haji maka akan memberikan dampak yang negatif bagi kaum laki-laki maupun bagi dirinya sendiri, lebih-lebih zaman sekarang ini, seorang wanita senang ber-tabarruj atau berhias dan berdandan, menampakkan perhiasan bukan pada mahramnya. Maka Nabi Muhammad memerintahkan kepada sahabat tadi agar tidak berperang namun menemani istrinya untuk menunaikan ibadah Haji.
Ada beberapa tips supaya tidak terjadi perselingkuhan saat melaksanakan ibadah Haji atau Umroh :
1. Perkuat keimanan kepada Allah dan selalu tanamkan rasa takut kepadaNya bahwa Allah senantiasa melihat setiap gerak dan langkah kita, juga selalu bayangkan azabNya di hari akhir nanti.
2. Tanamkan dalam hati bahwa ibadah Haji atau Umroh ini merupakan kesempatan emas yang sangat langka, kita bisa sehat namun harta tidak ada, harta ada tapi kesehatan tidak ada, harta dan kesehatan ada namun waktu tidak ada. Jadi harus dimanfaatkan sebaik baiknya kesempatan yang di idam idamkan seluruh umat Islam dunia ini.
3. Sebaiknya dalam melaksanakan di dampingi oleh pasangan atau saudara se mahrom, maka inilah kiat yang paling aman.
4. Jangan jalan atau ngobrol berduaan dengan lawan jenis, karena dari obrolan akan menumbuhkan kekaguman yang berlanjut dengan cinta dan saling memperhatikan. Sebaiknya manfaatkan keberadaan kita disana dengan memperbanyak baca Al quran dan berzikir.
5. Jangan berdandan dan berhias karena bisa mengundang laki laki untuk mencari cara menggoda.
6. Pergunakan pakaian yang sopan secara syar’i baik ketika hendak pergi ke masjid atau saat berada di Maktab Haji atau pemondokan Haji di tanah suci.
7. Usahakan sering menelpon keluarga dan anak anak sehingga dengan mengingat mereka bisa menjadi rem dari perselingkuhan selama ibadah.
Demikianlah sedikit tips yang bisa digunakan, semoga bermanfaat.
Ibadah Haji seharus nya dipakai untuk mendekatkan diri kepada Allah tapi malah sebaliknya, ada sebagaian orang yang imannya tidak kuat menjadikan ibadah Haji sebagai sarana untuk berbuat kemaksiatan dan dosa, entah dengan dasar disengaja atau tidak disengaja hal itu dilakukan namun secara kata mata agama ituadalah perbuatan yang sangat tercela.
Perselingkuhan memang bukan hanya di tanah air, namun di tanah suci pun bisa terjadi. Hal ini disebabkan masing masing tidak tahan dengan godaan syetan dan selalu memperurutkan hawa nafsu, apalagi kesempatan ini terbuka jika masing masing berangkat sendiri atau tidak membawa pasangannya.
Memang sih ini dikembalikan kepada pribadi masing masing, namun sangat disayangkan jika kesempatan emas dalam hidup itu harus di sia siakan Cuma karena sekedar menuruti hawa nafsu belaka. Selain itu memang peluang terjadinya perselingkuhan sangat besar karena adanya pemberangkatan yang sama dan pemondokan yang sama.
Benar juga sabda Nabi Muhammad SAW :
"Janganlah sekali-kali seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita dan janganlah sekali-kali seorang wanita bepergian kecuali bersama mahramnya". Lalu ada seorang laki-laki yang bangkit seraya berkata: "Wahai Rasulullah, aku telah mendaftarkan diriku untuk mengikutu suatu peperangan sedangkan istriku pergi menunaikan hajji". Maka Beliau bersabda: "Tunaikanlah hajji bersama istrimu" (HR Bukhori)
Barangkali jika seorang wanita sendirian dalam melaksanakan Haji maka akan memberikan dampak yang negatif bagi kaum laki-laki maupun bagi dirinya sendiri, lebih-lebih zaman sekarang ini, seorang wanita senang ber-tabarruj atau berhias dan berdandan, menampakkan perhiasan bukan pada mahramnya. Maka Nabi Muhammad memerintahkan kepada sahabat tadi agar tidak berperang namun menemani istrinya untuk menunaikan ibadah Haji.
Ada beberapa tips supaya tidak terjadi perselingkuhan saat melaksanakan ibadah Haji atau Umroh :
1. Perkuat keimanan kepada Allah dan selalu tanamkan rasa takut kepadaNya bahwa Allah senantiasa melihat setiap gerak dan langkah kita, juga selalu bayangkan azabNya di hari akhir nanti.
2. Tanamkan dalam hati bahwa ibadah Haji atau Umroh ini merupakan kesempatan emas yang sangat langka, kita bisa sehat namun harta tidak ada, harta ada tapi kesehatan tidak ada, harta dan kesehatan ada namun waktu tidak ada. Jadi harus dimanfaatkan sebaik baiknya kesempatan yang di idam idamkan seluruh umat Islam dunia ini.
3. Sebaiknya dalam melaksanakan di dampingi oleh pasangan atau saudara se mahrom, maka inilah kiat yang paling aman.
4. Jangan jalan atau ngobrol berduaan dengan lawan jenis, karena dari obrolan akan menumbuhkan kekaguman yang berlanjut dengan cinta dan saling memperhatikan. Sebaiknya manfaatkan keberadaan kita disana dengan memperbanyak baca Al quran dan berzikir.
5. Jangan berdandan dan berhias karena bisa mengundang laki laki untuk mencari cara menggoda.
6. Pergunakan pakaian yang sopan secara syar’i baik ketika hendak pergi ke masjid atau saat berada di Maktab Haji atau pemondokan Haji di tanah suci.
7. Usahakan sering menelpon keluarga dan anak anak sehingga dengan mengingat mereka bisa menjadi rem dari perselingkuhan selama ibadah.
Demikianlah sedikit tips yang bisa digunakan, semoga bermanfaat.
Ibadah Haji seharus nya dipakai untuk mendekatkan diri kepada Allah tapi malah sebaliknya, ada sebagaian orang yang imannya tidak kuat menjadikan ibadah Haji sebagai sarana untuk berbuat kemaksiatan dan dosa, entah dengan dasar disengaja atau tidak disengaja hal itu dilakukan namun secara kata mata agama ituadalah perbuatan yang sangat tercela.
Perselingkuhan memang bukan hanya di tanah air, namun di tanah suci pun bisa terjadi. Hal ini disebabkan masing masing tidak tahan dengan godaan syetan dan selalu memperurutkan hawa nafsu, apalagi kesempatan ini terbuka jika masing masing berangkat sendiri atau tidak membawa pasangannya.
Memang sih ini dikembalikan kepada pribadi masing masing, namun sangat disayangkan jika kesempatan emas dalam hidup itu harus di sia siakan Cuma karena sekedar menuruti hawa nafsu belaka. Selain itu memang peluang terjadinya perselingkuhan sangat besar karena adanya pemberangkatan yang sama dan pemondokan yang sama.
Benar juga sabda Nabi Muhammad SAW :
"Janganlah sekali-kali seorang laki-laki berkholwat (berduaan) dengan seorang wanita dan janganlah sekali-kali seorang wanita bepergian kecuali bersama mahramnya". Lalu ada seorang laki-laki yang bangkit seraya berkata: "Wahai Rasulullah, aku telah mendaftarkan diriku untuk mengikutu suatu peperangan sedangkan istriku pergi menunaikan hajji". Maka Beliau bersabda: "Tunaikanlah hajji bersama istrimu" (HR Bukhori)
Barangkali jika seorang wanita sendirian dalam melaksanakan Haji maka akan memberikan dampak yang negatif bagi kaum laki-laki maupun bagi dirinya sendiri, lebih-lebih zaman sekarang ini, seorang wanita senang ber-tabarruj atau berhias dan berdandan, menampakkan perhiasan bukan pada mahramnya. Maka Nabi Muhammad memerintahkan kepada sahabat tadi agar tidak berperang namun menemani istrinya untuk menunaikan ibadah Haji.
Ada beberapa tips supaya tidak terjadi perselingkuhan saat melaksanakan ibadah Haji atau Umroh :
1. Perkuat keimanan kepada Allah dan selalu tanamkan rasa takut kepadaNya bahwa Allah senantiasa melihat setiap gerak dan langkah kita, juga selalu bayangkan azabNya di hari akhir nanti.
2. Tanamkan dalam hati bahwa ibadah Haji atau Umroh ini merupakan kesempatan emas yang sangat langka, kita bisa sehat namun harta tidak ada, harta ada tapi kesehatan tidak ada, harta dan kesehatan ada namun waktu tidak ada. Jadi harus dimanfaatkan sebaik baiknya kesempatan yang di idam idamkan seluruh umat Islam dunia ini.
3. Sebaiknya dalam melaksanakan di dampingi oleh pasangan atau saudara se mahrom, maka inilah kiat yang paling aman.
4. Jangan jalan atau ngobrol berduaan dengan lawan jenis, karena dari obrolan akan menumbuhkan kekaguman yang berlanjut dengan cinta dan saling memperhatikan. Sebaiknya manfaatkan keberadaan kita disana dengan memperbanyak baca Al quran dan berzikir.
5. Jangan berdandan dan berhias karena bisa mengundang laki laki untuk mencari cara menggoda.
6. Pergunakan pakaian yang sopan secara syar’i baik ketika hendak pergi ke masjid atau saat berada di Maktab Haji atau pemondokan Haji di tanah suci.
7. Usahakan sering menelpon keluarga dan anak anak sehingga dengan mengingat mereka bisa menjadi rem dari perselingkuhan selama ibadah.
Demikianlah sedikit tips yang bisa digunakan, semoga bermanfaat.