Negara Ini Miliki Pendapatan Tertinggi Prostitusi di Dunia, Ada Indonesia?
Ilustrasi Industri Film Porno di Dunia | Istimewa
AKURAT.CO Sama halnya dengan bisnis narkoba, bisnis prostitusi terlarang, namun tak dapat dipungkiri sangat menggiurkan. Buktinya, pendapatan bisnis prostitusi di dunia mampu menembus hingga USD186 miliar atau Rp2.501 triliun per tahunnya, gila bukan?
Meski tak bisa dibenarkan, tetapi tak dapat disangkal kasus prostitusi, perdagangan manusia masih marak. Pekerja seks komersial (PSK) pun kini tak hanya dilakukan orang dewasa. Para kriminal perdagangan manusia menyasar anak-anak di bawah umur.
Tak juga bisa dibenarkan, PSK dan juga para pelaku bisnis di lingkungan tersebut melihat bisnis ini menggiurkan. Mereka mencari jalan pintas bekerja dengan cara haram nan melanggar hukum.
baca juga:
- The Indonesia Economic Club iNews Kupas Tuntas Cara Sukses Raih Cuan di Usia Muda
- Kemenperin Optimis Adopsi Teknologi Masif, Rangsang Pertumbuhan PMI 2021
- Menperin: Manfaatkan Teknologi Startup Mampu Bantu Transformasi Teknologi Industri
Sebuah situs yang memantau aktivitas pasar gelap dunia, Havocscope, merilis negara-negara yang memiliki pendapatan tertinggi di dunia prostitusi. Paling puncak adalah China dengan nilai USD73 miliar.
Havocscope memperkirakan angka pendapatan tersebut didapat dari sumber yang luar seperti program kesehatan publik, penegakan hukum dan kriminal juga laporan dari media. Data ini dirilis sekitar pertengahan tahun lalu.
Kemudian, masih banyaknya praktik prostitusi di Tanah Air menempatkan Indonesia berada di urutan ke-12 dengan nilai 2,25 miliar atau sekitar Rp 302,6 triliun per tahun.
Dari 24 negara dalam daftar, tak semuanya industri bisnis di negara tersebut ilegal dan melanggar hukum. Pendapatan prostitusi di Jerman mencapai USD18 miliar dan itu legal.
Selain Jerman, Belanda juga melegalkan bisnis prostitusi di negaranya. Jumlahnya mencapai USD800 juta.
Nah, berikut data yang dimuat oleh Havocscope terhadap 24 negara dengan pendapatan prostitusi terbesar di dunia:
Gimana, ngeri bukan...