Nasib Sriyono Bos Siomay Pink: Usaha Sempat Berkembang Kini Rugi Miliaran & Dagang di Pinggir Jalan
Sosok Sriyono bos Siomay Pink yang sempat memiliki usaha yang berkembang pesat, kini justru mengalami rugi miliaran rupiah.
TRIBUNJAKARTA.COM - Sosok Sriyono bos Siomay Pink yang sempat memiliki usaha yang berkembang pesat, kini justru mengalami rugi miliaran rupiah dan harus kembali berdagang di pinggir jalan.
Lelaki kelahiran Klaten, 21 Juli 1954 itu berdagang menjajakan siomaynya di pinggir jalan di kawasan Graha Raya Bintaro.
Beratribut serba pink, Sriyono tampak tak malu untuk kembali menjajakan siomaynya di pinggir jalan.
• Simak Sinopsis dan Official Trailer Film Gemini Man yang Dibintangi Will Smith, Tayang Oktober 2019
Dilansir TribunJakarta.com dari Instagram Valentino Simanjuntak @radotvalent pada Senin (29/7/2019), komentator sepak bola Indonesia itu sempat merekam aktivitas dagang Sriyono, penjual Siomay Pink.
Valentino Simanjuntak bahkan sempat mewawancarai sang penjual Siomay Pink.
Sriyono yang sempat menjadi bos Siomay Pink itu menyatakan, dirinya bangkrut dan rugi miliaran rupiah sehingga ia berusaha untuk kembali menjajakan dagangannya di pinggir jalan.
• Dijahili Ashanty, Asisten Rumah Tangga Nangis Istri Anang Hermansyah Tetiba Pingsan & Kejang-kejang
• Jadi Paskibraka Nasional dari Jakarta Pusat, Begini Sosok Rachel Emmanuel Miranda Putong
"Ini Siomay Pink yang dulu (red: terkenal) pak?" tanya Valentino Simanjutak.
"Iya saya pelakunya," jelas Sriyono.
"Saya beli bukunya loh pak," ucap Valentino Simanjutak.
"Ohya terima kasih," aku Sriyono.
• Simak Daftar Lengkap 68 Anggota Paskibraka 2019 dari 34 Provinsi
• Bolehkah Berkurban saat Idul Adha dengan Cara Berhutang? Ini Penjelasan Hukumnya
|Kapolri Sebut ZA Lone Wolf, Ayah Yakin Ada Orang Tuntun Putrinya Serang Mabes Polri|
|Nangis Dini Hari di Pusara Makam ZA, Ibunda Penyerang Mabes Polri: Allah Memanggil Kamu|
|Sikap Penyerang Mabes Polri Selama Kuliah Dikenang Teman, Di-DO Kampus hingga Jadi Teroris Lone Wolf|
|Penyerang Mabes Polri Berstatus Drop Out dari Kampus Gunadarma Depok|
|Tak Cuma Lewat Surat Wasiat, Teroris ZA Pamitan di WA Grup Keluarga, Isinya Buat Curiga Ayah Pelaku|