Dicurigai Pelaku Penculikan, Pria Asal Medan Babak Belur Dihajar Massa
PESSEL , KLIKPOSITIF -- Kepolisian Sektor Sutera, Polres Pesisir Selatan , Sumatera Barat mengamankan seorang pria paruh baya asal Medan, Sumatera Utara karena dicurigai sebagai pelaku penculikan anak di bawah umur.
Pria yang diketahui bernama Beno (37) itu dicirigai sebagai pelaku pencurian anak karena beberapa tingkahnya yang aneh. Sebelum diamankan, Beno kerap berkeliaran sambil membawa tas di sekitar Nagari Koto Taratak.
baca juga: Badai Melanda, Satu Rumah di Sutera Pessel Rusak Ditimpa Pohon
Kapolsek Sutera, AKP Alkadri mengatakan, tingkah Beno membuat warga resah dan memperkuat kecurigaan bahwa dia adalah pelaku penculikan.
Hingga pada Rabu, 31 Oktober 2018 lalu, warga di kawasan itu mulai bertindak dengan memburu Beno. Ia pun sempat menghindari warga yang marah dengan bersembunyi.
baca juga: Amanat Kapolri, Satu Polsek di Pessel Ini Tidak Lagi Diberi Kewenangan Menyidik
Namun sekitar pukul 23:45 warga berhasil menemukan Beno di lokasi persembunyiannya. Warga yang geram kemudian menghajar dirinya hingga babak belur.
Tidak lama setelah itu, polisi datang ke lokasi dan mengamankan Beno ke Puskesmas Sutera untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka yang dideranya karena dihakimi warga.
baca juga: Atasi Penyebab Banjir di Tapan, Wabup Pessel Komitmen Lakukan Hal Ini
"Sekarang korban, sudah kita aman dan akan kita serahkan ke Dinas Sosial," kata Alkadri. Ia mengungkapkan, saat diperiksa, ternyata kecurigaan warga tersebut tidak benar.
Alkadri menjelaskan, Beno bukan pelaku yang sedang merencanakan penculikan, namun ia hanya sedang singgah di lokasi tersebut. "Kerucigaan warga tidak betul, dan dia hanya kebetulan singgah dan tidak pelaku penculikan anak ," ujar dia.
baca juga: Pipa PDAM Putus Akibat Banjir, Masyarakat 2 Kecamatan di Pessel Butuh Air Bersih
Selain itu ia juga mengungkapkan bahwa, Beno memiliki masalah pada mental dan psikomotor.
"Dia bukan gila, namun bermasalah di kinerja otak alias bodoh. Maka dengan itu untuk penanganannya kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial," pungkasnya kemudian.
[Kiki Julnasri Priatama]
Penulis: Ocky Anugrah Mahesa