Ribuan ikan mati secara mendadak di Situ Citongtut, Desa Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Ribuan Ikan Mati di Situ Gunung Putri Diduga Tercemar Limbah
Vento Saudale
BOGOR, investor.id - Ribuan ikan mati secara mendadak di Situ Citongtut, Desa Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor sejak kemarin membuat heboh warga sekitar. Sebab, jumlah ikan mati yang mengambang di permukaan air terus bertambah.
Kondisi tersebut banyak diperbincangkan di media sosial dan warga mendesak harus ada tindak lanjut dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor.
Bahkan sejumlah pegiat alam menduga banyaknya ikan mati mendadak itu disebabkan air situ tercemar limbah dari sejumlah pabrik yang ada di sekitar danau itu.
Pegiat Bela Alam Gunung Putri, Heru Kurnia mengatakan, kondisi air situ semakin parah. Hal itu karena limbah yang terus mengalir, yang membuat air berwarna hitam dan bau.
"Kemarin sudah disidak sama dewan (DPRD Kabupaten Bogor), dan terbukti itu limbah pabrik. Sekarang kita mau bersiap untuk evakuasi ikan yang mati," ungkap Heru, Rabu (3/2/2021).
Sementara itu, Anggota Komisi III (Bidang Lingkungan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Ahmad Fatoni mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk cepat tanggap, mengatasi masalah matinya ribuan ikan yang diduga akibat limbah pabrik itu.
"Saya sudah langsung ke kepala dinas, saya minta itu segera langsung dilakukan langkah antisipasi," katanya.
Saat melakukan sidak, lanjut Fatoni, ia melakukan penelusuran ke jalur-jalur pembuangan limbah pabrik yang ada di sekitar Setu Citongtut.
"Ada 17 pabrik yang saluran pembuangan limbahnya menuju Situ Citongtut, ada sekitar 5 hingga 6 pabrik yang kita curigai," jelas Fatoni.
Fatoni mendorong agar pabrik-pabrik yang ada di sekitar Situ Citongtut membuat komitmen dengan pemerintah dan masyarakat sekitar.
"Saya ngobrol sama pemerintah desa. Kita bikin MoU saja dengan pabrik-pabrik, jangan sampai terulang lagi, dan harus bertanggung jawab jika ada pencemaran lagi."
Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)
Sumber : BeritaSatu.com