"Pada tanggal 18 Augustus 2020, saya pecah ketuban pukul 7 pagi, lalu saya bersama suami saya menuju RSAD di Mataram,"ungkapnya. Sesampainya disana, saat mengutarakan akan melahirkan, petugas rumah sakit yang memakai APD memintanya untuk melakukan rapid test terlebih dahulu sebelum bisa mendapatkan penanganan medis.