Penyelenggara daftar 500 tokoh muslim berpengaruh di dunia itu yaitu Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC). RISSC merupakan lembaga riset independen yang terafiliasi dengan Institut Aal Al Bayt Kerajaan untuk Pemikiran Islam, yang berkedudukan di Amman, Yordania.
Buku The Muslim 500: The World's 500 Most Influental Muslims 2020, didapat dari situs resmi The Muslim 500, seperti diakses detikcom, Sabtu (5/10/2019). RISCC menyatakan pemilihan orang dalam publikasi daftar 500 tokoh muslim berpengaruh ini bukan berarti dalam rangka mendukung pandangan mereka. RISCC hanya mengukur sejauh mana pengaruh dari orang-orang tersebut.
Pengaruhnya disebut bisa datang dari seorang cendikiawan yang secara langsung berbicara mengenai masalah keumatan dan mempengaruhi keyakinan, gagasan dan perilaku. Bisa juga datang dari penguasa yang membentuk faktor-faktor sosial ekonomi atau dari para seniman yang membentuk budaya populer.