Rambu-rambu ini konon semakin populer ketika muncul di cover album band legendaris asal Inggris, "The Beatles: Abbey Road".
Merdeka.com, Bandung - Para pengguna jalan raya hampir pasti tahu fungsi zebra cross ini. Garis belang-belang mirip warna kulit zebra (hitam-putih) yang biasanya di temukan di perempatan atau pertigaan jalan ini berfungsi sebagai tempat penyeberangan jalan. Namun sedikit yang tahu dari mana sejarah dan asal usul zebra cross.
Zebra cross pertama kali diperkenalkan di Slough, Berkshire, Inggris, pada 31 Oktober 1951. Jalur belang-belang ini dibuat untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dengan korban pejalan kaki pada waktu itu. Sejarah mencatat, sebelum zebra cross diperkenalkan, kecelakaan lalu lintas di Provinsi Berkshire tinggi sekali, sehingga dibutuhkan terobosan untuk menguranginya.
Adalah Jim Callagan, Anggota Parlemen Inggris dari Partai Buruh, yang kemudian terpilih menjadi perdana menteri Inggris mendatangi Laboratorium Penelitian Transportasi Inggris untuk membicarakan rambu penyeberangan. Setelah itu pada 1949, laboratorium melakukan percobaan dengan membuat berbagai rambu penyeberang jalan, misalnya garis kuning-hitam dan putih-hitam, lantas diujicoba di beberapa lokasi.
Hasil penelitian menyimpulkan, di antara sekian rambu yang paling efektif mengurangi angka kecelakaan pejalan kaki ternyata rambu garis putih-hitam.
Lalu dari mana istilah zebra cross ini muncul? Konon saat percobaan, kementerian Inggris menamakan masing-masing percobaan rambu tadi dengan nama-nama binatang. Nah, karena yang dipilih itu rambu hitam-putih (mirip zebra), maka dinamakan zebra cross. Rambu ini pertama kali diperkenalkan pada 1951 dan dibuat di Perempatan Jalan Slough.
Zebra cross ternyata efektif mengurangi angka kecelakaan. Dianggap efektif mengurangi angka kecelakaan, akhirnya beberapa negara lain pun ikut membuatnya.
Rambu-rambu ini konon semakin populer ketika muncul di cover album band legendaris asal Inggris, "The Beatles: Abbey Road". Album ini dirilis pada 1969. Dalam cover itu, keempat personel The Beatles sedang menyeberang zebra cross di Road Abbey.
Sekarang hampir semua negara memakai rambu zebra cross ini, salah satunya di Indonesia. Dalam aturan lalu lintas, zebra cross didefinisikan sebagai tempat penyeberangan di jalan diperuntukkan bagi pejalan kaki yang akan menyeberang jalan. Marka putih-hitam ini berbentuk garis dengan tebal garisnya 300 mili meter.
Menjelang zebra cross masih ditambah lagi dengan larangan parkir agar pejalan kaki yang akan menyeberang dapat terlihat oleh pengemudi kendaraan di jalan. Pejalan kaki yang berjalan di atas zebra cross mendapatkan prioritas terlebih dahulu.
Diolah dari berbagai sumber
Belajar dari anak muda Bandung buka sekolah di taman kota
Dialah orang di balik kemudi Bus Bandros
Misteri pencipta lagu Halo-Halo Bandung
Jaga Lingkungan Agar Tetap Bersih dengan Pilah Sampah dari Rumah
The Parlor, tempat nongkrong anyar yang cozy di Dago Atas
Bus DAMRI akan kembali mengaspal di Bandung, jadi angkutan wisata
Daftar hotel di Kawasan Suci yang bisa dipilih saat liburan di Bandung
Bobobox, hotel kapsul murah meriah dengan teknologi tinggi
Kebun binatang Bandung sediakan 17 pemandu wisata
Bukan permen, lolipop raksasa ini bakso dan tulang iga
Wisata pameran permata di Bandung akan digenjot
Wisata ke Pangandaran dengan Kereta Api Cuma Bayar Rp 1
Serunya Petik Stroberi dan Menginap di Rumah Stroberi
FOTO: Sejuk dan indahnya menginap di The Lodge Maribaya
Copeland akan tur reuni di Bandung
Uniknya batagor dengan arang bambu dan cocolan saus keju
3 Tahun Berturut-turut, Baznaz Raih Opini Wajar dan Sertifikat Internasional
Sudah Ada 2 di Bandung, PLN Buka Pintu Bisnis SPKLU Bagi Pihak Swasta
Di Bulan Ramadan, Rumah Zakat Siap Bantu 1 Juta Penerima Manfaat
Le Minerale Bagikan Air Mineral Bagi Penerima Vaksin di 100 Titik di Indonesia
Konsistensi Danone-AQUA Kelola Sampah dan Kembangkan Ekonomi Sirkular
Tahun Ini, Rumah Zakat Harap 20 persen Penerima Manfaat Keluar dari Kemiskinan
Cinta Quran Foundation Luncurkan Gerakan Hapus Buta Aksara Quran
Gandeng Kadin Kota Bandung, Perkumpulan Bumi Alumni Resmikan Lupba Cafe
Jalan Otista Bandung akan disulap jadi wisata malam
Pasar Kosambi akan jadi tempat favorit baru belanja di Bandung
5 Tempat makan es krim enak di Bandung, kamu harus coba
Ini pusat-pusat busana muslim di Kota Bandung
Pelajar di Bandung akan dilarang bawa kendaraan ke sekolah
Tinggi menara Masjid Agung Bandung cerminkan 99 nama Allah
Nasi goreng warna-warni, uniknya sebelum makan masak nasi sendiri
Selama 29 tahun, pria ini setia menjaga Situs Penjara Banceuy