VIVA – Keterlibatan Rusia dalam Perang Armenia-Azerbaijan semakin terlihat. Laporan terbaru menyebut, senjata canggih Angkatan Darat Rusia (SVR) menghancurkan sejumlah unit pesawat tanpa awak (drone) Bayraktar TB2 milik Turki. Insiden ini terjadi di dekat perbatasan Rusia dengan Turki dan Armenia.
Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari BulgarianMilitary.com, dalam waktu 48 jam sembilan unit drone Bayraktar TB2 milik Angkatan Bersenjata Turki (TSK) ditembak jatuh. Drone yang dibuat oleh menantu Presiden Recep Tayyip Erdogan, Selcuk Bayraktar, dihancurkan lantaran terbang di dekat Pangkalan Militer Rusia di wilayah perbatasan.
Dalam laporan lain yang dikutip VIVA Militer dari Avia.pro, sembilan unit drone Bayraktar TB2 jatuh dan hancur setelah terkena serangan senjata canggih Rusia, sistem peperangan elektronik (electronik warfare system) Krasukha.