Yaqut Cholil Qoumas juga ingin meningkatkan ukhuwah wathaniyah atau persaudaraan sesama warga bangsa. Kenapa ini penting, karena menurut Yaqut bangsa ini merdeka dari jajahan kolonial karena perjuangan semua agama, bukan hanya Islam.
"Umat muslim, kristiani, Hindu, Buddha, Konghucu, dan semua agama yang ada di Indonesia pada waktu pergolakan kemerdekaan mereka terlibat sehingga maka penting ukhuwah wathaniyah ini kemudian kita bangkitkan kembali agar tidak ada satu kelompok pun, tidak ada satu agama pun yang mengklaim merasa paling memiliki negara ini. Semua berhak memiliki negara ini," tegas Yaqut.
Ukhuwah basyariyah atau persatuan sesama umat manusia, kata Yaqut, juga harus ditingkatkan. Dia mengutip ucapan soal mereka yang tidak saudara dalam iman adalah saudara dalam kemanusiaan.
"Ini saya kira penting untuk menjadi kesadaran bagi seluruh warga bangsa ini. Jika ini dilakukan maka saya meyakini ke depan Indonesia akan jauh lebih tenteram dan pembangunan itu akan lebih mudah diwujudkan," imbuhnya.
Selanjutnya, Yaqut ingin memajukan pendidikan-pendidikan agama di lingkungan Kemenag, pendidikan agama apa pun, termasuk pondok pesantren. Yaqut memohon doa restu agar amanah menjalankan tugas sebagai Menag.
"Bagaimana pondok pesantren bisa didorong mandiri pada akhirnya akan melahirkan kader-kader terbaik bangsa," sebut Wakil Ketua Komisi II DPR itu.
(gbr/tor)