“Sebenarnya pasarnya masih ada, meskipun enggak banyak. Demand-nya terus menurun dan kita tak bisa menolak faktanya. Tapi menurut saya, bebek tidak akan musnah dalam waktu dekat,” ujarnya kepada pewarta di Tangerang, Selasa 5 Februari 2020.
Berbeda dengan masyarakat perkotaan, di desa penjualan motor bebek masih terbilang baik. Menurut Anton, ada beberapa hal yang menjadi alasan. Salah satunya, anggapan mereka yang menyebut bahwa tunggangan jenis tersebut lebih tangguh dan irit bahan bakar.
“Motor bebek masih diminati di luar pulau Jawa, terutama di daerah-daerah. Soalnya, motor ini dirasa lebih cocok dengan kontur jalan yang bergelombang dan lebih tangguh saat membawa barang bawaan berat,” terangnya.