Namun anehnya, meski abai terhadap hak-hak buruh tersebut, Prabowo Subiyanto tanpa malu-malu berpidato mengenai kesejahteraan buruh. Bagaimana seorang pemimpin berbicara soal kesejahteraan buruh dalam arti yang luas, bila karyawannya sendiri saja masih banyak yang diabaikan?